Pesugihan Kandang Bubrah
Jatinegara, anak mereka yang masih terlalu muda untuk mengerti, bisa terperangkap dalam kutukan yang sama.
Lila menarik napas dalam-dalam, berusaha mengumpulkan keberanian. Ia tahu, hanya dengan cara-cara kuno, cara-cara yang mungkin jauh dari dunia rasional, ia bisa menemukan jalan untuk menyelamatkan Arif. Ia mengingat percakapan-percakapan yang pernah ia dengar, tentang ritual-ritual yang bisa mengalahkan roh-roh jahat, tentang cara-cara yang hanya diketahui oleh orang-orang tertentu yang masih mempertahankan ilmu tradisional.
"Lila, kamu tak bisa membiarkan ini terus berlanjut," pikirnya. "Kamu harus bertindak, tidak ada waktu lagi."