Kepergianku Membuatnya Gila
Dia buru-buru menjelaskan, suaranya mengandung kepanikan yang nyaris tak terdengar, "Bella, Keluarga Marino sudah mengincar Claudia. Mereka mau paksa dia nikah ke sana. Aku kakaknya, aku nggak bisa cuma diam lihat dia terjun ke dalam jurang."
"Jadi, aku ingin umumkan ke luar kalau kita sudah cerai, lalu aku akan adakan pernikahan dengan Claudia. Tapi percayalah, pernikahan ini palsu, dan perceraian yang dikatakan itu juga cuma langkah sementara. Begitu urusan Keluarga Marino selesai, semuanya akan kembali seperti semula."
Saat mendengar itu, aku justru tertawa.
Bukan tawa mengejek, juga bukan tawa menyindir, melainkan tawa yang benar-benar terasa lega.