Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Karma Itu Nyata Pengkhianatan

Karma Itu Nyata Pengkhianatan

Saat suamiku sedang ikut acara berkemah dari kantor, asisten perempuannya tiba-tiba mengunggah sebuah postingan: "Pembagian tenda lewat undian, siapa sangka aku malah setenda dengan bosku yang tampan!" Dalam foto itu, dia sedang berswafoto menghadap kamera, sementara di belakangnya ada seorang pria yang sedang melepas bajunya— dan itu adalah suamiku. Ada yang berkomentar: "Hati-hati ya, cowok dan cewek berduaan di satu tenda, bisa berbahaya ...." Asisten itu langsung membalas dengan emoji tertawa jahil sambil menulis: "Memang aku suka yang menantang." Aku sempat memberikan 'like', tetapi tidak lama kemudian, postingan itu dihapus. Tak lama, suamiku menelepon lewat panggilan video. Di depan asisten perempuan yang sedang menangis dan beberapa rekan kerja lainnya, dia langsung marah padaku: "Kamu kok suka lebay sih? Ini 'kan cuma permainan sederhana, nggak bisa santai saja?" Melihat dia memeluk asisten itu sambil menenangkannya dengan lembut, aku pun menutup telepon tanpa berkata apa-apa lagi. Ini sudah tahun ke-10 aku mencintai Kemal Sentanu. Namun, saat ini juga, aku memutuskan untuk melepaskannya.
Baca
Tambahkan
Akhir Cinta yang Getir

Akhir Cinta yang Getir

Sudah tiga jam aku menunggu Eldino Marven, pacarku. Pria yang seharusnya jadi tokoh utama itu mendadak ke rumah sakit karena ditelepon oleh gadis kesayangannya. Pergelangan kaki gadis kesayangannya itu terkilir, tetapi dia malah sengaja merekam video ciumannya dengan Eldino. Saking dalamnya cinta mereka, Eldino yang kedua kakinya cacat itu ternyata sanggup bangkit berdiri dan bahkan mendorong Adena Horian ke pintu. "Eldino, kok kamu nggak kasih tahu Arissa kalau kakimu sudah sembuh?" Eldino pun menjawab. "Kalau dia tahu, dia pasti akan ribut memintaku menikahinya." "Memangnya Arissa itu siapa sih? Dia itu cuma pengasuh gratis! Apa dia pantas menikah denganku?" Eldino dan Adena berciuman dengan penuh gairah. Adena bahkan mengenakan gaun pengantin rancanganku dan melirik kamera dengan provokatif. Video pun berakhir dengan bunyi air yang menjurus. Ternyata selama ini Eldino membohongiku. Aku langsung membuang kue yang kubuat untuk pria itu ke tempat sampah. Lalu, aku menundukkan kepala dan mengirim pesan kepada ibuku. "Halo, Bu, aku mau ikut kencan buta itu."
Baca
Tambahkan
Keluarga yang Tak Kuinginkan Di Kehidupan Berikutnya

Keluarga yang Tak Kuinginkan Di Kehidupan Berikutnya

Usiaku 15 tahun saat Ayah dan Ibu akhirnya menemukan aku dari pegunungan terpencil. Melihat tubuhku yang penuh luka dan kekurangan gizi, mereka bersumpah akan menebus semua yang pernah hilang dariku. Ibu berkata aku adalah harta paling berharga milik Keluarga Atmaja. Dia mengganti namaku dari "Ilalang" menjadi "Ratna Atmaja". Ayah berkata, seberapa pun sibuknya dia nanti, setiap hari dia akan pulang untuk makan malam bersamaku, agar aku bisa merasakan kembali arti rumah. Aku pikir, akhirnya aku akan bahagia. Namun sepuluh tahun kemudian, aku malah meninggal di rumah kontrakan yang diberikan oleh adik perempuanku yang palsu itu. Saat itu, anakku berusia tiga tahun. Untuk bersenang-senang, para penculik memberiku tiga kali kesempatan meminta pertolongan. Selama ada seseorang yang mau datang melihatku, mereka akan melepaskan anakku. Kesempatan pertama, aku menelepon Ayah yang tak pernah berhenti mencariku selama 15 tahun. Saat itu dia sedang mengatur para pelayan untuk menyiapkan pesta ulang tahun adik palsuku. Setelah menerima teleponku, dia mengerutkan kening. "Ratna, kamu nggak tahu hari ini ulang tahun adikmu? Jangan bikin sial." Kesempatan kedua, aku menelepon Ibu yang dulu berjanji akan menganggapku sebagai harta paling berharga. Dia memandang penuh sayang ketika adik palsu itu merebut ponsel, lalu menatapku dengan jijik tanpa ditutupi sedikit pun. "Ratna, kalau mau bohong, bisa nggak lebih pintar sedikit? Kalau kamu terus bikin masalah, jangan harap bisa dapat uang hidup untuk bulan depan." Kesempatan ketiga, aku menelepon ayah dari anakku, suami yang dipilih dengan sangat teliti oleh orang tuaku. Dia bilang sedang rapat, setelah itu masih harus memilih hadiah untuk adikku, tidak ada waktu meladeniku bermain drama. Dia juga berkata, kalau aku mau bersikap patuh, minggu depan dia akan mengizinkanku membawa anak pulang untuk makan bersama keluarga. Aku mencium putraku yang gemetar ketakutan di dalam pelukanku, lalu memohon agar mereka memberiku satu kesempatan terakhir, membiarkanku menulis pesan perpisahan. Saat ponsel kembali ke tanganku, aku mengirim dua pesan ke grup keluarga. Satu foto tubuhku yang berlumuran darah. Satu kalimat pendek yang keluar dari lubuk hatiku. [ Aku benar-benar akan mati. Di kehidupan berikutnya, jangan jemput aku pulang lagi. ]
Baca
Tambahkan
Cinta yang Luruh Bersama Cahaya Terakhir

Cinta yang Luruh Bersama Cahaya Terakhir

Saat aku melakukan pengambilan sel telur yang ketiga kalinya untuk program bayi tabung, Johannes sedang lembur dan tidak bisa menemaniku. Aku terbangun tengah malam karena kesakitan. Aku mendapati tangan dan kakiku bengkak, sedangkan perutku penuh cairan hingga membengkak bagaikan wanita hamil delapan bulan. Aku hampir tidak bisa bernapas dan dengan panik meraih ponsel untuk menghubunginya. Telepon berdering selama semenit sebelum diangkat. Namun, yang mengangkat telepon bukanlah Johannes, melainkan seorang wanita asing. "Halo?" Suaranya terdengar lembut dan penuh gairah. "Siapa kamu? Johannes, aku nggak bisa bernapas." "Kamu nakal. Kenapa kamu masih pakai baju?" Plak! Terdengar suara cambukan yang nyaring dengan diiringi erangan wanita. Kemudian, panggilannya pun terputus.
Baca
Tambahkan
Cukup Sekali Mengucap Selamat Tinggal

Cukup Sekali Mengucap Selamat Tinggal

Suamiku tidak mencintaiku, apalagi anak kami. Saat putra kami lahir, dia bahkan tidak sudi melihat dan langsung melemparkannya ke dalam dekapanku. Kemudian, pujaan hatinya kembali ke negara ini. Pria yang selalu dingin itu, untuk pertama kalinya mabuk berat di rumah, lalu tersenyum menggendong anak kami dalam pelukannya. Putra kami dengan gembira memeluk lehernya, lalu berbisik padaku. "Ibu, paman kenapa?" Aku meraih dirinya ke dalam pelukanku, lalu menjelaskan dengan mata berkaca-kaca. "Orang yang disukai paman sudah kembali, jadi kita nggak boleh mengganggunya lagi. Kita harus pindah."
Baca
Tambahkan
Pertalian Sejak Kecil

Pertalian Sejak Kecil

Orang tuaku menelepon memberitahukan diriku, mereka akan pergi ke rumah teman masa kecilku untuk menemui calon pasangan yang dijodohkan untuknya. Teman masa kecilku sedang tidur lelap di sampingku. Aku mengira itu hanya lelucon, lalu berkata pelan, "Asterius, mereka bilang sudah mencarikan kamu calon untuk dijodohkan." Dia menjawab dengan malas "hmm", lalu menarikku ke dalam pelukannya. "Wilia yang baik, nanti kamu tolong pilihkan aku baju, lalu rapikan juga gaya rambutku." Melihat diriku tidak bergeming, Asterius membuka mata dan tertawa mengejek. "Eh, kamu kenapa? Kita cuma teman seranjang. Kamu nggak mungkin mengira aku akan menikahi kamu, 'kan?"
Baca
Tambahkan
Ceraikan Aku, Jika Sudah Tidak Cinta

Ceraikan Aku, Jika Sudah Tidak Cinta

Tidak selamanya pernikahan karena cinta selalu bahagia dalam pernikahannya. Begitu juga yang terjadi dengan Dina. Kesederhanaannya ternyata membuat Danang malu untuk mengenalkan Dina dengan rekan kerja suaminya itu. Lantas, haruskah Dina bertahan atau memintai cerai jika sudah tak ada yang dapat pertahankan? Menyesalkah Danang melepas Dina nantinya?
Rumah Tangga
1030.3K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Lagu Duka di Musim Dingin

Lagu Duka di Musim Dingin

Setelah lima tahun menjalani program bayi tabung, Nadine yang sedang hamil tujuh bulan tiba-tiba mengalami persalinan prematur. Pendarahan hebat tak kunjung berhenti dan nyawanya berada di ujung tanduk. Namun, Ferrick Jurika, suami Nadine yang sangat mencintainya selama ini, malah menghilang tanpa jejak bersama mahasiswi yang merupakan donor darah penggantinya. Nadine ingin menuntut jawaban, tetapi kontraksinya makin intensif. Rasa sakit yang luar biasa terasa seperti hendak merobek tubuhnya. "Ferrick ... di mana Ferrick?"
Baca
Tambahkan
Suami Terhinaku Seorang Miliuner

Suami Terhinaku Seorang Miliuner

"Adji memiliki seorang istri bernama Naya, kehidupan keduanya setelah menikah tidak baik-baik saja, karena Naya selalu saja mempertanyakan pekerjaan Adji yang dianggapnya tidak jelas, berjualan sayuran. Naya merasa malu dengan status suaminya yang miskin itu. Akan tetapi, suatu ketika, identitas Adji terbongkar sehingga membuat Naya dan juga mertuanya terkejut."
Rumah Tangga
1040.1K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
De um Casamento de Mentira ao Altar com um Ricaço: Agora Não Há Perdão

De um Casamento de Mentira ao Altar com um Ricaço: Agora Não Há Perdão

Lívia Lins e Ian Santiago estavam casados há três anos, mas, enquanto planejavam o aniversário de casamento de três anos, ela descobriu que a certidão de casamento era falsa... A verdadeira Sra. Santiago, na verdade, era sua melhor amiga! Por três anos, Ian, Viviane e toda a família Santiago a enganaram como se ela fosse uma tola. E a razão para tudo isso era ela ter sofrido um acidente de carro que danificou seu útero, impossibilitando-a de ter filhos. Mas, na época, o motivo pelo qual ela se feriu tão gravemente foi por salvar Ian! Ian: [Eu te amo, eu só quero ter um filho!] Viviane: [Eu não quero atrapalhar o relacionamento de vocês, só quero fazer parte!] Lívia: [Você está maluca?!] Já que eles acham tudo isso muito divertido, então ela vai entrar na brincadeira também. Querem tirar dela o projeto que é seu? Que seja, ela se casa com o herdeiro de uma família rica e, num piscar de olhos, se torna a cliente mais importante do próprio projeto. Não querem dar a ela um casamento digno? Ora, cem bilhões de reais de dote resolvem isso, e a cerimônia se transforma no evento mais comentado da cidade inteira. Duvidam que ela possa ter filhos? Ela dá à luz gêmeos perfeitos, sorrindo de leve enquanto eles ficam verdes de inveja, impotentes diante de sua felicidade. A notícia do casamento do herdeiro da família rica se espalhou rapidamente, e todos lamentavam pela suposta sorte da sua nova esposa. Todos sabiam que o herdeiro ainda amava sua primeira paixão, a sua musa intocável. Embora ela já fosse casada, ele nunca a esqueceu. Dizem que, no dia do casamento da sua musa intocável, ele ficou inconsolável e chegou a tentar se suicidar. E houve até quem o visse assistindo repetidamente aos filmes estrelados por ela, chorando sem conseguir se controlar. Quando Lívia dá à luz, pensando que é hora de deixar o herdeiro e a sua musa ficarem juntos, ele a segura nos braços e grita desesperado: — Quem espalhou esses boatos sobre mim?! Querida, você precisa acreditar em mim!
Romance
9.870.4K DibacaOngoing
Baca
Tambahkan
Sebelumnya
1
...
2627282930
...
50
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status