Devano Lauder
"
Caramel pergi ke ruangan kerjanya, seperti biasanya Caramel mengerjakan pekerjaan yang sudah ada di mejanya, dengan senang hati Caramel mengetik pekerjaanya di laptop yang sudah di sediakan. Dengan santai Caramel meminum secangkir kopi yang beraroma khas Caramel, begitu manis dan nikmat.
Caramel menarik napasnya dan menghirup aroma kopi caramel dan berkata. "Heummm huuh aroma yang sangat enak, tidak salah orang tuaku memberikanku nama Caramel. Kopi saja begitu enak, nikmat, dan aromanya beuhh. Apalagi aku orang yang cantik, baik, dan pintar haha namun sayang ga guna aku cantik tapi di tolak oleh Devano. Haha tidak apa-apa aku yakin suatu saat aku akan menolong Devano dan Devano akan selalu
Bab Populer