Status WA Suamiku yang Disembunyikan
Akhirnya aku berniat menghubungi Fani, dia teman paling dekat di antara teman-temanku yang lainnya.
Pertama kali tidak dia angkat. Aku mencoba menelpon lagi, berharap Fani segera mengangkatnya. Aku sudah menggigil kedinginan.
"Ya, Sil?" sapa Fani dari seberang sana.
"Fan," ucapku ragu.
"Iya, Sil, gimana?"
"Kamu lagi ngapain?" tanyaku berbasa basi.
"Ini, lagi ngumpul di rumah bumer. Tadi siang ada acara keluarga," jelasnya.