CINTA yang TERSAKITI
“Aku mohon kepadamu untuk memaafkan semua kekeliruanku selama ini. Aku ingin kamu mengambil kembali apa yang memang sudah diberikan oleh almarhum ayahku. Aku selama ini cemburu, karena wanita secantik kamu menjadi milik pria tua, seperti ayahku. Aku mencintaimu.”
Natasya menatap tidak percaya kepada Sandoro. “Bagaimana bisa kau mengatakan mencintaiku, sementara dirimu banyak melukai perasaanku? Aku tidak bisa membalas pernyataan cinta darimu dan maaf, aku juga tidak akan mengambil kembali apa yang sudah kukembalikan.”
Sandoro meraih jemari Natasya mengguncangnya dengan lembut. “Kamu tidak perlu membalas cintaku sekarang, tetapi aku percaya kalau lambat laun akan membalas cintaku.”