Korban Perceraian
Tubuh kaku itu, kini terbaring di atas kasur, dan di kelilingi oleh orang-orang yang menyayangi nya.
"Ini seperti mimpi, Nak. Kamu begitu ceria, dan berjanji, akan membahagiakan kami. Tapi kenapa, kini kamu tinggalkan kami, Nak? Mamah hancur dan sakit hati," lirih Melin.
Andre mendekat, dengan langkah, yang sudah teramat lemah.
Dia duduk, dan membuka perlahan penutup wajah Harumi. Andre mencium pipi istrinya itu.
Sikat na Kabanata