Terjerat Di Antara 2 Pria
"Karena aku muak, dengan semua kelakuanmu! Pemabuk, sering memukul, dan tak pernah cukup memberi nafkah, kau sibuk dengan kehidupanmu, dengan teman-temanmu, tak pernah sekalipun memikirkan aku,"
"Semakin kesini, kau makin berani melawanku. Kecurigaanku sepertinya memang benar, bahwa kau memiliki pria lain, selain aku. Jangan-jangan, yang dikatakan temanmu itu benar, semalam kau tidak bekerja dan menjajakan kenikmatan pada lelaki lain! Berapa uang yang kau peroleh hasil menjual tubuhmu?!"
"Mas, kamu bicara apa sih? Ucapanmu semakin ngawur saja,"
Capítulos Populares