BUKAN MENANTU KAMPUNGAN
Aku menutup pintu rumah, tanpa menguncinya karena mas Farhan akan segera pulang.
“Kamu jangan kampungan jadi istri, Alea,” ucap ibu mertua ketika aku masuk ke dalam rumah. “Penampilan Erika sangat cantik, padahal dia orang yang sibuk, kerja dari pagi sampai malam. Kamu hanya tinggal di rumah saja penampilan tidak dirawat. Muka pucat seperti itu, kemana-mana pakai sepatu olah raga, tidak menarik sekali. Kalau Farhan belum ketemu dengan kamu, ibu sih lebih suka dengan Erika. Sarjana, pengusaha, sempurna,” sindir ibu mertua sambil berlalu ke dalam kamarnya.
Bab Populer