PELET CINTA LOLITA!
“Nah, biar mereka sadar diri. Kamu harus lebih wah. Dari fisik sampai kekuatan mental. Ibu nyuap sekali lagi nggak bakalan gendut kali ya?”
“Harusnya nggak, Bu,” jawab Lolita, menyemangati kekhilafan ibu mertuanya.
“Ah, enak banget.”
Ya, ya! dan saking enaknya yang tersisa di atas piring kecil ditangan ibu mertuanya hanyalah krim dari klapertart-nya saja. Uniknya tidak kira-kira. Ia jadi menemukan teman terbaik sepanjang masa selain Melisa.
Hot Chapters