Surgaku Yang Hilang
Suster yang sedang mengobati luka di punggung tangan Siska hanya tersenyum tipis sembari menggelengkan kepalanya.
"Maaf, Mba. Saya nggak tau mengenai keadaan kandungan, Mba," balas Suster itu.
"Permisi." Dokter cantik berjilbab biru dongker masuk ke dalam, saat melangkahkan kaki pertamanya ia menghela napas lalu tersenyum ramah pada Siska.
"Sudah sarapan belum, Mba?" tanya Dokter.
"Belum, Dok."