Pejantan Tangguhku
“Seumur-umur saya tidak pernah menemukan kasus gigitan ular sampai daerah intim, Nyonya.”
“Iya, Pak. Saya juga enggak tahu kenapa ular itu mematuk kelamin saya.”
“Mungkin sudah insting, Bu,” seloroh sang dokter mencairkan suasana.
“Ah, bapak bisa saja,” ucap Alya sambil mendesis. Betapa tidak tangan pria itu dengan lancangnya mengobok-obok kewanitaannya yang sudah klimaks berkali-kali.
Alya memperhatikan pria itu yang tampak mulai gelisah. Pastinya pria itu mulai terangsang. Mendadak muncul ide nakal.
“Kalau ularnya dokter sering mematuk enggak?”