Terjebak Bersama Wanita Gila
“Kamu ini emang saraf, ya! Bisa-bisanya kamu mau merkosa Putri, untung aja mama ada kelupaan berkas dan balik lagi. Keterlaluan kamu, Yoppy!”
‘Pletak’
Astaga, aku dijitak. Kukepalkan tangan dengan geram sambil melototinya. Sabar, Yoppy, sabar! Huh, santuy, Cuy! Aku masih berusaha untuk tak membalas memukulnya, walau status kelaminnya nggak jelas, tapi dia tetap mama yang sudah mengandungku selama sebelas bulan. Iya, kata Bapak, aku itu dikandung 11 bulan 11 hari dan menurut orang kampung, mamaku waktu itu hamil kerbau. Dia mesti makan rumput di halaman rumah kayak kerbau, baru deh aku lahir. Jadi, wajar aja kalau kelakuanku nggak mirip manusia.