Tak Semanis Madu
ceplosku, dengan cepat kubekap mulutku dengan tangan, karena secara tidak sengaja aku membocorkan bahwa cerbung buatanku tidak begitu laku di kalangan pembaca.
Terlihat Pak Christian dan dan yang lain tertunduk, hanya Abi saja yang terlihat masih belum puas menyerangku. Sangat jelas terlihat dari caranya tersenyum, miring, dan sinis.
"Kalau cerbung kamu nggak laku itu bukan karena salah promosinya, tapi karena memang cerbung kamu itu nggak menarik, tulisannya nggak bagus. Jangan samakan dong, dengan majalah yang saya pegang!" jelas Abi mengejekku. Mereka yang berada di sana pun terlihat tertawa dalam diam. Aku benar-benar tidak habis pikir dan tidak percaya, di depan mereka Abi membahas kual
Bab Populer