Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Nasi Kotak

Nasi Kotak

Ternyata benar, Bu Evi memberitahu pada anggota group kalau nasi kotak yang dia share tadi pagi adalah buatanku. Ramai. Mereka saling membalas chat. Hari ini aku menjadi bahan bully'an hanya karena membuat nasi kotak yang tidak mewah. Bahkan Mbak Nar–penjual sayur tempat biasa aku belanja pun ikut berkomentar. Dada ini bergetar hebat. Seluruh tubuhku terasa panas hingga menjalar ke ubun-ubun. Rasanya pengen menutup satu per satu mulut mereka.
1016.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 619 kali sebagai cerpen bullying
Baca
+Pustaka
Awas! Jangan Diganggu! Master Supranatural Membongkar Aibmu

Awas! Jangan Diganggu! Master Supranatural Membongkar Aibmu

Jika Farel berani melawan dan mengadu pada orang tuanya soal pembully-an itu, orang tua Reza akan membalas dengan menekan proyek bisnis orang tua Farel hingga rugi miliaran. Karena Farel tidak ingin masalah bullying pribadinya merugikan perusahaan keluarganya, setiap kali ia ditampar atau di-bully Reza, ia hanya menahan diri, mengepalkan tangan, dan menelannya dalam diam. Ia tumbuh menjadi cowok yang sedikit penakut. Sampai saat di mana mereka duduk di kelas 1 SMA. Hari di mana Haris memutarbalikkan segalanya.
438 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 17 kali sebagai cerpen bullying
Baca
+Pustaka
Akhir Cerita Terapis Di Playgroup Anakku

Akhir Cerita Terapis Di Playgroup Anakku

“Pergi, bersenang-senanglah.” Selama kelas berlangsung, benda itu terus bergetar samar. Selain sensasi di awal yang terasa aneh, setelah itu baik-baik saja. Melinda menyelesaikan permainan dan berkata pada semua orang tua, “Selanjutnya, persilakan terapis terbaik kami, Pak Fajar untuk menjelaskan cara melakukan sentuhan pijatan pada anak! Ini adalah kelas bonus dari playgroup kami!”
4.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 192 kali sebagai cerpen bullying
Baca
+Pustaka
COMEBACK

COMEBACK

Kata Alex sangat meyakinkan. Aku rasanya ingin sekali tertawa, karena aku tahu yang sebenarnya dari pembantu Alex yang sering belanja di pasar tempat aku menjadi kuli panggul. Aku pernah mendengar pembantu itu bercerita tentang majikannya yang selalu bertengkar hebat. Tuannya hampir setiap malam membawa gadis ke rumahnya, membuat nyonyanya hampir gila dan harus selalu rutin minum obat dari dokter kejiwaan. Sedangkan anak majikannya yang tak lain adalah Alex, sering uring-uringan tidak jelas. Aku dapat menyimpulkan, mungkin sifat Alex yang seperti ini terbentuk dari suasana di rumahnya yang tidak pernah tenteram. Jadi dia melampiaskan segala kekesalannya pada orang sepertiku. Aku tahu semuany
3.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 77 kali sebagai cerpen bullying
Baca
+Pustaka
The Return of Friendship Shoes

The Return of Friendship Shoes

Mereka seolah dendam kepada Alan, menjadikan hari-hari Alan setelah itu menjadi momok yang menakutkan. Mereka yang terbully bukan berati lemah, hanya saja keadaan dan perlakuan buruk yang diterima membuat mulut mereka terkunci rapat. Beberapa di selimuti rasa takut yang mendalam. Tidak bersuara bukan berati mereka baik-baik saja dengan itu. Tidak melawan bukan berati mereka benar-benar tidak bisa membalas. Bukankah bullying dalam hal dan bentuk apapun tidak bisa dibenarkan sebaik dan spesial alasannya yang di berikan? Mereka ketakutan, namun tidak jarang orang lain mengira mereka adalah makhluk lemah yang tidak bisa melawan barangkali untuk membantah. Tau apa mereka? Hanya mengetahui bahwa p
102.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 77 kali sebagai cerpen bullying
Baca
+Pustaka
Kevin & Kirana

Kevin & Kirana

Kevin menarik tangan bella menuju ruang kepala sekolah. Toktoktok! "Masuk," ucap Hendra, kepala sekolah SMA Arwana. Kevin pun masuk sambil menarik paksa Bella agar masuk juga ke ruangan itu. "Permisi Pak, saya mau ngelaporin tindakan pembully-an yang terjadi di sekolah ini pa. Dia udah bully kirana dengan kejam pa, sampai Kirana masuk rumah sakit dan trauma," jelas Kevin to the point "dan saya sebagai anak pemilik sekolah, ingin bapak mengeluarkan Bella dari sekolah ini," lanjutnya.
103.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 112 kali sebagai cerpen bullying
Baca
+Pustaka
You And Me

You And Me

Tangan Lana yang ada di atas meja dipegang oleh sahabatnya. Lana ini sebenarnya gadis yang tidak tegaan. Dia tau si keriting sebenarnya sahabat yang baik. Hanya dia di sekolah yang sangat baik dan mau berteman dengan Lana. Lana, kan, memang bukan murid yang gampang bergaul, bahkan pernah mendapat bullyan dari teman sekelasnya, dan si keritinglah yang membelanya. "Baiklah, tapi aku tidak akan mau kamu ajak lagi ke acara seperti itu."
104.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 164 kali sebagai cerpen bullying
Baca
+Pustaka
FATAL OPTION

FATAL OPTION

"Bukan aku yang memulai." "Aku tahu. Apa kau mendapat masalah selagi aku tidak ada?" "Hanya hari ini saja." "Apa yang terjadi?" "Mereka menjadikanku taruhan dan aku hampir mengalami pelecahan lagi." Nicky menutupkan kembali tudung hoodie pada wajahnya. Raut muka Kenneth mengeras. "Gadis itu? Juga teman laki-lakinya?" "Ya." Nicky mengusap pipinya, ia meneguk ludah. "Apa salahku? Kenapa aku selalu menjadi sasaran bullying?" keluh Nicky lirih.
9.99.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 248 kali sebagai cerpen bullying
Baca
+Pustaka
EGO

EGO

Mae Takataereseleros
Dipaksa jalan jongkok keliling lapangan sambil memegang papan nama bertuliskan I am loser. Elzora tidak sengaja lewat sepulangnya dari orientasi di Fakultas. Dengan berani ia selidiki dan ternyata anak laki-laki aneh itu menjadi korban bullying. Hanya perihal dianggap caper dan lupa membawa slayer. Tanpa basa-basi Elzora melaporkan hal itu ke pihak kampus. Mahasiswa yang berlagak senior itu mendapat bumerang. Mereka yang berbadan bongsor itu diminta membuka baju dan squat jump.
4.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 122 kali sebagai cerpen bullying
Baca
+Pustaka
Anathema: Back to the Past

Anathema: Back to the Past

Mereka kembali menaruh barang bawaan dan koper ke dalam kamar, mereka pula mulai merawat manusia serigala tersebut, ditemani Nenek Sumitra yang sedang mengelap wajah manusia serigala dengan kain yang dicelupkan ke air hangat agar bersih. Di sisi yang lain, di SMAN 1 Nusa, di jam istirahat Sumelika sedang asyik menyantap mie ayam di kantin. Di tengah-tengah sedang menikmati mie ayam, Sumelika seketika terkejut ketika temannya yaitu Aisyah memberitahukannya bahwa ia telah dilaporkan oleh para perundungnya ke bimbingan konseling, dimulai dari Kevin, Fanny sampai Rani karena tuduhan kekerasan dan bullying. Ini cukup aneh, padahal jelas-jelas Sumelika hanya membela diri bukan merundungi mereka.
108.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 258 kali sebagai cerpen bullying
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status