Menyusui Bayi Dokter Tampan
Dia mulai menyentuh wajah cantik itu perlahan, lalu kembali menarik tangannya.
"Dulu aku datang kepadamu disaat aku merasa jika hidupku sudah hancur. Istri pertamaku selingkuh, dan istri keduaku juga memperlakukanku tidak baik, sampai akhirnya aku mengetahui sebuah kebenaran dan kamu menemaniku di saat-saat seperti itu." Pria itu merangkul bahu itu, membiarkan kepala perempuan itu bersandar di dadanya. "Jadi, kalau kamu merasa sedih, kecewa, marah pada seseorang, tolong cerita sama aku ya. Kita akan hadapi dan selesaikan sama-sama."