Menjadi Istri Kesayangan Kapten Adnan
“Kita akan mengunjungi Bibi! Rumahnya sangat jauh. Ayah bilang kita naik kereta, dan tiketnya sudah dibeli. Aku belum pernah naik kereta sebelumnya, Kakek. Kakek, Kakek pernah naik kereta, kan?”
“Tentu saja, Kakek sudah naik kereta beberapa kali. Kereta itu panjang, ada banyak gerbong, orang-orang duduk di dalamnya. Kita bisa makan, tidur, bahkan pergi ke toilet. Duduk di dekat jendela, kita bisa melihat pemandangan indah di luar. Saat kereta mulai bergerak, bunyinya ‘Tut, tut, tut’,” jelas Ardan sambil tersenyum mengenang.
Athnan tampak berseri-seri. “Aku ingin naik kereta sekarang juga! Tapi Ayah bilang tiketnya untuk besok. Jadi kita harus menunggu.”
Bab Populer