2'20
Arta menghela napas pelan mendengar hal itu, “Tak bisakah kalian menggunakan otak kalian untuk sedikit berpikir sebelum bertin—“
“Haruskah kita berjalan-jalan sekarang?” ucap Citra memotong omelan Arta, yang tanpa sadar langsung dibalas dengan anggukkan setuju oleh tiga kawannya, kecuali Arta.
Citra lantas melemparkan tas yang berisi bekal perjalanan mereka ke empat orang itu, lalu mereka berjalan bersama, menyebrangi jalan dan sampai di trotoar yang berbatasan langsung dengan kawasan kampus negeri. Arta memegang tasnya sambil menghela napas pelan melihat punggung keempat orang itu yang mulai menjauh darinya, matanya lalu mengarah ke sekitar, tangannya tanpa sadar menarik turun topeng yang m
Hot Chapters