Pertemuan Adalah Alur Takdir
Yang tersisa hanya potongan kenangan yang berkelebat liar di dalam kepala.
Wajahnya seketika kehilangan seluruh warna.
Tidak mungkin… tidak mungkin…!
Ia mundur selangkah demi selangkah, lalu tiba-tiba berlari keluar seperti orang gila.
“Pak Seno!”
Seno menyetir dengan kecepatan berbahaya, melesat keluar kota.
Begitu tiba di kaki gunung, ia langsung berlari sekuat tenaga, dadanya seperti meledak, paru-parunya perih, napasnya tersayat dingin.
인기 회차