Suamiku Jadul
Lopo Saba adalah salah satu restoran yang baru buka di daerah kami, warung lesehan yang berada di pinggir sawah, menunya masakan khas Mandailing.
"Baik, Pak, kami datang," jawabku.
"Saya berharap, jika nanti sudah ada jawaban kepastian, karena kita harus gerak cepat, kita butuh puluhan ribu tanda tangan untuk persyaratan mendaftar ke KPU," kata bapak itu lagi.
"Baik, Pak,"
"Bang, Butet!" aku berteriak dari dapur, mereka harus tahu ini.
Tak ada sahutan, aku berjalan keluar rumah. Tadi Bang Parlin di halaman rumah mencabut rumput, Butet juga tadi ada di teras rumah bermain bersama Cantik.
Hot Chapters