Terjebak Menjadi Istri Sang Bos
Ia meraih sebuah dokumen dari atas meja, membacanya sekilas, lalu menjatuhkannya kembali seolah-olah benda itu adalah kotoran yang menjijikkan.
"Valerie memiliki caranya sendiri untuk menunjukkan rasa tidak sukanya, tapi aku tidak membawamu ke sini untuk menjadi juru tulis gudang," Julian merogoh saku jasnya dan mengeluarkan sebuah kartu undangan mewah berwarna gading dengan aksen perak di tepinya. Ia meletakkannya tepat di atas tumpukan dokumen yang sedang dikerjakan Aruna. "Besok malam adalah acara amal tahunan Viance City. Seluruh mata akan tertuju ke sana, termasuk mata para dewan direksi Wiratama yang sedang mempertimbangkan untuk melengserkan Leonardi."