Antara Ambisi dan Cinta
Ia menggigit bibirnya agar tidak berteriak.
Dan ketika akhirnya gelombang itu datang—panas, menyapu, dan tak tertahankan—Cantika menahan napas panjang, lalu mengerang dalam, seluruh tubuhnya berkedut dalam orgasme yang begitu dalam tanpa satu pun bagian dari dirinya benar-benar disentuh dalam arti konvensional.
Ezra kembali naik, mencium bibirnya lembut. “Kamu luar biasa,” bisiknya.