Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Effervescent

Effervescent

Tapi aku baru menyadari bahwa pintu itu tidak tertutup dengan sempurna. Kudorong pintu itu dan hal pertama yang kulihat didalam apartemen Damien adalah puluhan botol kaleng bir yang berserakan dan belasan botol alkohol yang saling berguling. Beberapa botol bahkan masih berisi dan tumpah ke lantai. Aku melihat pecahan kaca botol di dekat TV. Aku melihat seluruh ruangan yang sudah seperti tempat sampah, tapi aku tidak menemukan Damien.
106.2K viewsCompletedAdded to Library 204 Times as crumbles
Read
+Library
Broken

Broken

Prang... Prang Piring demi piring berjatuhan di lantai menjadi serpihan beling. Satu demi satu cangkir pun berjatuhan dan menjadi beling. Sekitar lima buah piring dan cangkir di rumah itu hancur berantakan, hanya demi melampiaskan amarah.
1013.6K viewsCompletedAdded to Library 544 Times as crumbles
Read
+Library
Patah

Patah

erangnya ketika Nayara memukul bahunya sekuat tenaga. “Eh, sorry, masih sakit ya?” Nayara benar-benar panik. Dia lupa ada lebam di bahu itu. Membuat dia spontan mengelus di posisi lebam. “Kalau di tempat umum jangan celamitan gitu sama badan aku dong. Auch…” Manggala kembali meringis. “Miss Krusty Crab.” Mendesis, dia melirik Nayara yang memasang wajah jengkel. “I watch you, Miss Krusty Crab.”
1028.3K viewsCompletedAdded to Library 877 Times as crumbles
Read
+Library
Criana

Criana

Aku menimpalinya. Mendengar ucapanku, matanya terbelalak. Matanya mencari manik mataku. Aku tersenyum simpul dibuatnya. “Kamu tahu Cri, aku kadang bosan dengan duniaku. Aku lelah dengan dunia bisnis yang penuh intrik. Aku capek dituntut untuk selalu sempurna. Di rumah dan di kantor sama saja, sama-sama membosankan!” Aku terperanjat mendengar umpatannya.
103.2K viewsOngoingAdded to Library 114 Times as crumbles
Read
+Library
BROKEN

BROKEN

Beberapa jatuh, melayang, dan melukai pelipisnya. "Bagiku kau tidak lebih dari pengecut!" Umpat Dev menyinggung sosok tak terlihat tersebut. Akibat dari mulutnya yang tak terjaga, barang-barang yang terbuat dari kaca saling terpecah. Di waktu yang sama, kekuatan tak terlihat menarik kakinya. Dev terjerembab dengan punggung yang menempel di lantai. Argh!
108.9K viewsCompletedAdded to Library 346 Times as crumbles
Read
+Library
Kuranji

Kuranji

Segumpal darah segar muncrat ke tanah. “Haha … Puti … Puti … kau terlalu bersemangat,” ejek Kavland. “Jurus Ombak Pemecah Karangmu memang ampuh melumpuhkan serangan Meragut Sukma dariku, tapi … sepertinya kau lupa … setelah menggunakan jurus itu, butuh waktu lebih lama untuk memulihkan tenaga dalammu.”
103.3K viewsOngoingAdded to Library 91 Times as crumbles
Read
+Library
Arimbi

Arimbi

Saat Frans mulai menjelaskan Sultan mendengarkan dengan baik, sesekali melihat pada kertas yang tertera. "Obat ini bukan pertama kali masuk ke dalam tubuh istri Anda, sehingga menyulitkan pemulihan. Crystal Meth adalah obat-obatan yang sangat mudah menyebabkan ketergantungan, dan berdampak buruk sistem syaraf pusat." Terang Frans sambil menunjukkan kertas lain, tampak bagian syaraf Arimbi terhambat dengan tumpukan hitam. Darah Sultan mendidih, marah bukan kepalang. Dia tahu siapa pelakunya. "Jadi, apa yang harus aku lakukan?"
103.9K viewsOngoingAdded to Library 113 Times as crumbles
Read
+Library
Kelahiran yang Menghancurkan

Kelahiran yang Menghancurkan

"Alana, aku bisa bertahan menghadapi kehancuran keluargaku, tapi aku tidak bisa bertahan kehilangan istriku! Dalam hari-hari tanpamu, rasanya seperti hatiku dicabik dari dadaku. Aku berlutut, memohon padamu, kembalilah padaku. Aku benar-benar sudah belajar pelajaranku. Aku akan menghabiskan sisa hidupku untuk menebus semuanya padamu!" "Kamu cuma seorang gagal yang bangkrut. Seekor anjing liar tanpa keluarga miliknya sendiri. Apa yang bisa kau tawarkan pada Putri Keluarga Kirana? Kau tidak punya apa-apa. Kau bukan apa-apa." Alexander membeku, dan aku tahu kata-kata itu menusuk tepat ke sasaran. Aku pun berbalik dan berjalan pergi tanpa menoleh.
56.9K viewsCompletedAdded to Library 2.3K Times as crumbles
Read
+Library
De Crepusculum

De Crepusculum

[{}{}{}] Lidya mengerutkan alis ketika membaca pesan Atha yang menurutnya cukup aneh. --- From Atha: Aku sedang di titik dimana aku tak tahu harus melangkah ke mana, aku berada di jalan di mana aku selalu ingin mengeluh, rasa syukurku seolah hilang. Apa yang harus aku lakukan? Al-Qur'an yang biasanya menenangkanku, kini sedang tak bisa kupegang, apa yang bisa menguatkanku? ---
102.4K viewsOngoingAdded to Library 59 Times as crumbles
Read
+Library
PREV
12
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status