Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
RINTIK YANG MENGGENANG

RINTIK YANG MENGGENANG

Sambil menunggu pesanannya datang, Ganindira masih tetap mengamati cafe tersebut, Namun tatapannya teralihkan saat melihat pintu masuk terbuka dan menampilkan sosok seorang pria masuk kedalam cafe. Pria tersebut berbadan tegap dengan memakai mantel berwarna coklat tua. Sesetel Suit tercetak jelas di badan nya yang bidang, dan juga rambut senada dengan warna mantel membuat penampilan pria tersebut sempurna. Tidak ingin ketahuan karena mengamati penampilan, Ganinidra langsung mengalihkan tatapannya ke luar sambil memandangi salju yang turun dari atas langit.
3.2K viewsOngoingAdded to Library 87 Times as rumpled
Read
+Library
Rapuh

Rapuh

Ceklek Sandy terkejut saat melihat Syam yang babak belur akibat pukulan seseorang, dan Sandy yang tidak tahu permasalahannya justru menatap Syam dengan penuh kecurigaan. "Syam, apa yang terjadi?!" tanya Sandy. "Gue dikeroyok San." jawab Syam memutuskan untuk segera masuk dan duduk di kursi. Sandy pun segera menutup kembali pintu dan mulai mengintrogasi Syam yang masih merasa kesakitan. "Dikeroyok, memangnya lo melakukan apa di luar rumah Syam?" tanya Sandy menatap wajah Syam dengan tajam.
103.0K viewsOngoingAdded to Library 102 Times as rumpled
Read
+Library
Mistpouffer

Mistpouffer

kekehnya. Namika mengerutkan keningnya ketika ia tak dapat membaca pikiran Alora lagi. Pikiran Alora terlalu berantakan dan itu membuat Namika ikut merasa pusing karena dia tidak bisa fokus. Ia pun langsung bangkit dan muntah di wc kamar mandi. “Yumi! Tolong ambil obatnya Alora! Pikirannya dia udah ngawur banget!” pekik Namika.
1.7K viewsOngoingAdded to Library 68 Times as rumpled
Read
+Library
Ralp

Ralp

Semua yang ada di antara kami harus semakin cepat dipompa karena kepalaku juga mulai linglung. “Yes, Jenny. Kau seksi sekali.” Dia memejamkan mata dan pinggulku ditekan keras hingga apa yang ada di antara kami jadi semakin ketat. “Siapa namamu?” Dia membuka mata dan tampak terkejut. Tak lama sampai dia tersenyum dan menaik turunkan pinggulnya. “Aku Ralp. Kau sepertinya tak bisa berpikir. Mau aku yang ada di atas?”
2.9K viewsOngoingAdded to Library 116 Times as rumpled
Read
+Library
Complicated

Complicated

gumam Yoga seakan bersorak gembira. Ceklek Erick membuka pintu berwarna coklat mengkilap dan terlihatlah sosok seorang perempuan yang tengah duduk di bibir ranjang dengan kaki yang dibiarkan menyentuh lantai. Wajahnya begitu pucat, tatapan matanya redup dan badannya begitu kurus. Ada rasa bahagia bercampur sedih yang merajai hati Yoga. Bahagia karena dapat bertemu Agatha dan sedih karena melihat keadaannya yang mengkhawatirkan.
2.5K viewsCompletedAdded to Library 97 Times as rumpled
Read
+Library
Ellipsis

Ellipsis

Tidak untuk saat ini. Meski sudah menutup mata, bukanlah gelap yang kulihat. Melainkan garis-garis melengkung berwarna-warni yang bergerak kian kemari. Gerakan-gerakan tak beraturan itu membuatku pusing, mual dan ingin muntah. Cairan asam yang sudah naik dari lambungku tertahan di tenggorokan sebab gerahamku terkunci dan tak bisa digerakkan. Hal itu membuatku tercekik dan sulit bernapas.
103.6K viewsOngoingAdded to Library 105 Times as rumpled
Read
+Library
WITHERED

WITHERED

jawabku mengambil benang dan jatuh terhuyung. "MIRA! are you ok?" tanya Rose tak lagi perduli dengan rajutannya yang jatuh dari pangkuan. Ia langsung memegangi bahuku yang memberinya senyum, "I feel dizzy, sorry." "Nonsense! tak ada alasan bagimu meminta maaf hanya karena kau pusing. Come on," ucap Rose membantuku bangun dan mendudukkan ku di atas sofa. "Apa kau butuh sesuatu? biar kubuatkan air rebusan jahe untukmu."
1023.6K viewsCompletedAdded to Library 637 Times as rumpled
Read
+Library
PREV
123
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status