Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Test Book

Test Book

Penapika12268
Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test
1.8K viewsOngoingAdded to Library 59 Times as crítica
Read
+Library
Love, Lies, and The Price of Desire

Love, Lies, and The Price of Desire

Kakinya sedikit bergoyang ketika berkomentar. “Tidak, tidak. Kritik mode seharusnya apresiasi yang obyektif–informatif, menginspirasi.” Miriam lalu mencodongkan tubuhnya ke depan. “Yang kulihat belakangan lebih seperti pertunjukan gladiator." “Touché.” Colette menatap Miriam penuh arti. "Bukan berarti kau tak menikmati itu, bukan?" "Oh, tentu aku menikmatinya," Miriam menyeringai. "Aku hanya takkan berpura-pura itu kritik intelektual."
1.2K viewsOngoingAdded to Library 27 Times as crítica
Read
+Library
Pilihan yang Menghancurkan

Pilihan yang Menghancurkan

"Beberapa hal, sekali rusak, tak bisa diperbaiki." Aku menatap wajahnya yang pucat, dan rasanya hatiku seperti tercabik menjadi dua. "Seperti lukisan ini?" tanyaku sambil menunjuk ke arah Bunda Maria. "Tidak." Kayla menggeleng. "Lukisan ini bisa diperbaiki. Kerusakannya hanya di permukaan." "Tapi kita ...." Dia menatapku, tak ada kebencian di matanya, hanya kelelahan yang dalam dan tak berujung. "Kita bukan rusak di permukaan. Kita hancur dari dalam."
25.2K viewsCompletedAdded to Library 805 Times as crítica
Read
+Library
Mémoire

Mémoire

Cicit Sèanne lirih. Liam tersenyum sinis melihat ketakutan Sèanne, Sèanne mulai mengigit bibir bawahnya membuat tatapan Liam tak bisa lepas dari bibir merah yang menggoda itu. Lian meraih dagu Sèanne untuk menatap kedua manik mata bening yang memancarkan kengerian murni. hanya ada ketakutan di mata Sèanne. "Benarkah? Ayo kita lupakan skandal sialan ini. Apa peraturan yang saya sebutkan di lift waktu itu nona?" Liam menatap bibir Sèanne dengan lekat seolah sanggup mencumbunya tanpa jeda.
102.4K viewsOngoingAdded to Library 50 Times as crítica
Read
+Library
Mate

Mate

tanyaku tiba-tiba mellow. Mas Wira menoleh dan menatapku. “Mungkin.” Aku menghela napas kecewa. “Sudah kuduga.” “Kamu ini kenapa kok kayak insecure banget sih?” Aku menunduk sedih. “Aku tuh sedih banget sering dikatain ‘Fita itu cantik tapi nggak sexy’, ‘Fita itu hampir sempurna tapi dadanya rata’, ‘Fita itu kayak bocah banget’.”
103.8K viewsOngoingAdded to Library 141 Times as crítica
Read
+Library
Menantu Terbuang Kini Hidup di Puncak Dunia

Menantu Terbuang Kini Hidup di Puncak Dunia

“Kritik adalah bentuk keterlibatan. Saat orang mau repot-repot menulis ulasan panjang, itu artinya karyamu menggugah sesuatu dalam diri mereka. Lebih menakutkan kalau tak ada yang peduli.” Bumi tersenyum kecil, matanya tetap teduh. “Aku paham, dan aku setuju. Kritik memang tanda keterlibatan. Justru itu yang membuatku terus mawas diri. Aku tidak ingin merasa paling benar. Setiap ulasan, bahkan yang paling tajam sekalipun, bisa jadi cermin. Dari sana aku belajar melihat apa yang luput, apa yang perlu diperbaiki. Jadi bukannya melemahkan, kritik justru menguatkan langkahku.”
1011.0K viewsCompletedAdded to Library 264 Times as crítica
Read
+Library
Mencuri Hati Mantan Suamiku

Mencuri Hati Mantan Suamiku

Elena tersenyum miring, mencibir penggunaan kata yang Drake ucapkan. “Sungguh kata yang amat sopan,” sindir Elena. “Mungkin kau ada pilihan kata lain yang lebih tepat?” “Kritis lebih tepat, mengingat kau begitu kritis menilaiku.” “Ada benarnya. Aku memang sedang dalam situasi kritis, Nona Cantik.” “Terdengar seperti kaulah yang harus merayuku, bukannya sebaliknya.” “Jika diperlukan, untuk wanita tertentu.”
108.2K viewsCompletedAdded to Library 317 Times as crítica
Read
+Library
PREV
1234
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status