PRAMESWARI
Mbak Honey menyibakkan rambutnya ke belakang, "Yuk, diminum dulu kopinya, nanti keburu dingin?"
Dalam detik-detik yang berdetak begitu cepat, seolah-olah roda yang berputar menuju ke suatu tempat di lereng bukit, Giga meraih cangkir kopinya yang masih mengepulkan asap. Tanpa perasaan curiga dalam bentuk apapun, dia langsung meneguk setengah kopinya dalam tiga kali teguk. Belum, sampai di sini Giga masih belum merasakan apa-apa. Dia masih bisa tersenyum lebar, menatap nikmat ke arah Mbak Honey. Baru setelah akhirnya meneguk semuanya, Giga merasa terserang kantuk yang luar biasa dahsyatnya.
ตอนยอดนิยม