Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Ibu Susu untuk Madu Suamiku

Ibu Susu untuk Madu Suamiku

“Mas jangan menggombal pagi-pagi, nanti aku nggak konsen nuangin kopinya.” Kai tertawa, lalu ia sedikit mengendurkan pelukannya supaya Kira bisa fokus menuangkan kopi. Kira menyerahkan kopi itu pada Kai. Kai terpaksa melepas penuh pelukannya, tangannya terulur menerima cangkir kopi tersebut. Lalu Kai menyeruputnya perlahan-lahan. “Perfect,” puji Kai sambil tersenyum samar pada Kira. “Kopi ini seperti kamu. Bikin candu.”
9.350.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.9K kali sebagai terikat kopi
Tampilkan Ulasan (15)
Baca
+Pustaka
Langit
bagus banget, ngaduk2 emosi tapi kalo dilihat dari ciri khas penulis kayanya mau disakitin model apapun bakalan rujuk sih kyak 4 novel yg terdahulu, terlalu muluk sama ngelunjak ga sih kalo aku minta buat akhir cerita kira sma kai ini sad ending aja ga usah bersama. kira terlalu baik.
lullaby dreamy
demi apa ini nyakitinnya brutal bgt dr cerita² yg prnh kak ocha buat . baru baca sinopsis aja udh kpengen lambaikan tangan kearah kamera . bgtu udh baca ke 10 bab, fix lgsg kibarkan bendera putih..gak kuaatt T.T trlalu nyakitin hati bacanya, lead malenya brengsek luar biasa . nunggu tamat aja sptnya
Baca Semua Ulasan
Mendadak di Pelaminan dengan Mantan

Mendadak di Pelaminan dengan Mantan

Dilihatnya Niki, assistantnya tengah berdiri dihadapannya membawa segelas kopi yang Killian pesan. "Kopi Anda. Espresso, disangrai sampai gelap, triple shot, dengan gelas keramik hitam. Dipastikan sangat pahit dan mengembalikan konsentrasi Anda," jelas Niki dengan senyuman was-was, takut Killian memintanya pergi memesan kopi baru lagi hanya karena permukaan gelas ada sedikit bekas jari atau karena takaran air yang tidak sesuai tarakan dia inginkan.
1014.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 303 kali sebagai terikat kopi
Baca
+Pustaka
Di Bawah Selimut Mr. Jaxx

Di Bawah Selimut Mr. Jaxx

Lagi, Erica tersenyum lebih lebar melihat Hans datang, “Kau mencari kopi?” Hans mengangguk, “Mejanya penuh. Buatkan saja yang sedan trend, aku akan menunggu di sini agar kamu tak perlu jauh-jauh mengantarnya. Boleh?” Erica malah terkekeh, “Seingatku kau tidak suka yang rasanya terlalu manis.” Meski baru dua hari bekerja, Erica sudah tahu apa yang sedang trend karena dari tadi membuat kopi trend itu beberapa kali sampai dia bertanya-tanya apa yang nikmat sampai banyak pencintanya.
2.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 97 kali sebagai terikat kopi
Baca
+Pustaka
PLAYBOY KENA BATUNYA

PLAYBOY KENA BATUNYA

ujar Katon dengan nada bersimpati. “Enggak sependek itu kalau tidak ada campur tangan manusia! Kamu ngapain dia Mas?!” Mata Ratih kembali melotot besar sekali. Katon terkejut, menelan ludah untuk menguasai diri sendiri. “Kopi. Aku butuh kopi panas. Istriku ngamuk lagi.” Katon pura-pura bingung. “Mas! Kamu apain dia!”
102.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 96 kali sebagai terikat kopi
Baca
+Pustaka
Perselingkuhan Yang Manis

Perselingkuhan Yang Manis

Tapi merasa aneh dengan rasanya. "Ini kopi instan?" tanyanya. "Iya, Pak, Nescafe," jawab Andrea. "Yang bungkusnya panjang kan? Bukan petak?" "Iya, Pak, kenapa?" Andrea bertanya heran. Tapi rasanya kok aneh ya? Di rumah, Radit juga sering meminum kopi dengan merek yang sama. Tapi buatan Kayla jauh lebih enak dan sangat nikmat. Apa betul mitos yang mengatakan, beda tangan beda hasil?
1014.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 370 kali sebagai terikat kopi
Baca
+Pustaka
Setelah Bercerai

Setelah Bercerai

“Mama baru pulang? Kok nggak ngabarin?” “Papa yang ajarin mereka minum kopi?” Salah tingkah Maha. Nyengir dan menggaruk tengkuknya. “Ini nggak banyak kok, ma. Ada krimnya jadi nggak kerasa kopinya.” “Papa pikir sedikit itu nggak ada takarannya, ya? Pa… Kan sudah dibilang jangan samain minuman papa sama anak-anak. Kopi ada kafeinnya. Kalau mereka kecanduan—”
1.518.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 487 kali sebagai terikat kopi
Baca
+Pustaka
MENJEMPUT CINTA DI UJUNG GELAM

MENJEMPUT CINTA DI UJUNG GELAM

Aricha sangat menyukai kopi, selain aromanya yang enak alasan lainnya karena pesan gurunya. "Guru diniyah-ku pernah bilang, selama bau biji kopi masih tercium aromanya di mulut seseorang, maka selama itu pula malaikat akan beristighfar untuknya," katanya saat kutanyakan kenapa ia sangat suka minuman pahit itu. Begitu pula dengan kalung tasbih maupun gelang Kokka. Ia punya alasan sendiri.
109.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 233 kali sebagai terikat kopi
Tampilkan Ulasan (10)
Baca
+Pustaka
Mita el Rahma
Semoga terhibur dan mendapatkan sesuatu yang terselip-selip dalam cerita setiap chapternya ... Jangan lupa tinggalkan jejak rate dan komen karena itu adalah vitamin buat author ... Tengkyu untuk semua reader kesayangan yang udah kasih support. Semoga Allah limpahkan kasih sayangNya pada kita ...
Rendra Lima
lanjutannya usahain ceritanya yang ringan aja..klo bs konflik nya sedikit aja..klo terlalu banyak dan muter2 bakal bosen juga hehe...so far msh ringan lah...masih bisa dinikmati sambil minum soklat hangat di Indomaret..wkwkwkwkwk...
Baca Semua Ulasan
Aku Pulang, Tapi Bukan Padamu

Aku Pulang, Tapi Bukan Padamu

"Kamu suka kopi pahit atau manis?" Pertanyaan absurd yang entah kenapa membuat Erica tersenyum. Ia membalas singkat: "Pahit. Seperti realita." Tak lama kemudian, seorang kurir datang ke meja kerjanya dengan satu cup kopi hitam tanpa gula dan selembar sticky note bertuliskan, "Tapi hidup bisa lebih manis kalau kamu mau." Erica menggigit bibir, menahan senyum. Bodoh. Ini bodoh. Tapi kenapa jantungnya berdebar seperti remaja?
808 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 22 kali sebagai terikat kopi
Baca
+Pustaka
Mertua Pilih Kasih, Kubuat Gigit Jari!

Mertua Pilih Kasih, Kubuat Gigit Jari!

sahut Deni. "Iya Dek, tolong buatkan kopi untuk kami," pinta Bang Jo. Aku mengangguk dan segera menuju ke dapur. Sambil menunggu air mendidih, aku menyiapkan makanan ringan, sebagai teman minum kopi. Aku selalu membuat kopi dengan air yang mendidih, bukan air dari termos atau air panas dari dispenser. Karena kalau airnya mendidih, kopi gampang sekali larut dalam air. Tapi kalau menggunakan air termos atau dispenser, rasa kopinya kurang nikmat. Seperti ada bubuk kopi yang masih menggumpal atau belum larut dalam air.
1058.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.9K kali sebagai terikat kopi
Baca
+Pustaka
Private email (Indonesia)

Private email (Indonesia)

(Abaikan, hahaha) Kembali ia menyeruput kopi hangatnya untuk yang kedua kalinya, pahit yang terasa pada kopinya membuat lidahnya mati rasa. "Lama-lama rasanya pahit sekali," ucap Cla menjulurkan lidahnya karena rasa pahit dari kopi. Cla kembali lagi ke dapur untuk menambahkan gula pada kopinya. Steven Miller : i'm fine, and you? Cla membaca email dari Steven, tampak wajah Cla ceria dengan hati di sirami bunga-bunga mekar. dengan cepat Cla membalas email itu. Cla : i am also fine.
109.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 257 kali sebagai terikat kopi
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status