Godaan Kupu2 Malam
Wajahnya tampak segar meski matanya masih menyimpan sisa kantuk dan pikiran yang belum tenang.
Steve duduk di seberangnya, terlihat santai sambil menyeruput kopi. Rambutnya sudah rapi, mengenakan setelan jas gelap dan dasi hitam, siap untuk menghadapi dunia luar dengan wajahnya yang paling disegani, dingin, efisien, tak tersentuh.
“Aku ada meeting sepanjang hari,” ucapnya, sambil menoleh pada Eva. “Tapi aku akan kembali malam ini. Jangan ke mana-mana.”
Hot Chapters