Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
KELAMBU MERAH JAMBU

KELAMBU MERAH JAMBU

Sebagian besar masih menguncup, indah. Aku sudah sampai di tengah-tengah tangga sewaktu mendengar Kenzy berbicara dengan mengeraskan suara, "Marcella, let's enjoy our time?" Yeaaahhh, enjoy lah sana! Tap, tap, tap! Sambil menahan napas, aku melanjutkan langkah menaiki tangga hingga akhirnya menapak di anak tangga teratas. Sekali lagi, aku memandangi wallpaper kebun tulipku. Dari atas sini terlihat seperti lembah yang berwarna. Hehe. Seperti syair lagu Cinta Sejati saja, jadinya? Itu, yang dinyanyikan Bunga Citra Lestari. Lembah yang berwarna membentuk melekuk memeluk kita, dua jiwa yang melebur jadi satu, dalam kesucian cinta. Eh, benar nggak sih begitu, syairnya? Google Search, check!
1020.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 511 kali sebagai dengarkan bunga citra lestari cinta sejati
Baca
+Pustaka
Dinodai Sebelum Malam Pertama

Dinodai Sebelum Malam Pertama

Jika ada yang bilang ku tak baik Jangan kau dengar Jika ada yang bilang ku berubah Jangan kau dengar Banyak cinta yang datang melekat Ku menolak … Salwa melanjutkan bait lirik itu. “Semua itu karena ku cinta kau,” (Karena ku Cinta Kau, Bunga Citra Lestari) Tatapan mereka beradu … dengan senyum yang menghiasi wajah mereka.
10146.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 5.9K kali sebagai dengarkan bunga citra lestari cinta sejati
Baca
+Pustaka
Cinta yang Telah Kandas

Cinta yang Telah Kandas

Jika Nathan ingin membalikkan situasi, dia hanya bisa mencariku. Nathan membawakan sebuket bunga dan menungguku di depan pintu. Dia menunggu sangat lama. Ketika melihatku, tidak ada lagi senyuman yang tenang itu. Sebaliknya, Nathan tampak lesu. "Bantu aku, Fira." Aku menatapnya sambil tersenyum. "Bukannya ini menyenangkan bagimu?" Dalam sekejap, Nathan memahami sesuatu. Wajahnya memucat saat dia bergumam, "Semua ini rencanamu."
11.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 232 kali sebagai dengarkan bunga citra lestari cinta sejati
Baca
+Pustaka
PELUKAN BERDARAH

PELUKAN BERDARAH

Edward menyipitkan mata, ia tak begitu paham dengan bunga-bunga yang dibawa Nayla. “Bisa jelaskan, bunga apa saja itu?” ucapnya tak yakin. Sejak awal Nayla sudah ketus, jelas-jelas tak menyukai dirinya. Nayla menarik napas panjang, lalu mengangguk. “Ini,” Nayla mengangkat bunga mungil berwarna putih. “Ini melambangkan cinta sejati—abadi, tulus, dan murni. Cocok untuk diberikan pada istri,” jelasnya lugas.
101.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 64 kali sebagai dengarkan bunga citra lestari cinta sejati
Baca
+Pustaka
Gadis Penjual Bunga dan Pembunuh Bayaran

Gadis Penjual Bunga dan Pembunuh Bayaran

Dia menunjuk ke arah salah satu pot dan mulai menjelaskan, “bisakah kalian melihat bentuk bunganya? Bunga ini berbentuk hati dengan warna merah terang.” Semua orang memperhatikan pot yang ditunjuk Li Jianli dan segera heboh karena bentuknya. “Itu benar-benar berbentuk hati!” seru Bibi beriasan tebal. “Ya, nama bunga ini adalah Bunga Cinta Abadi. Seperti namanya, bunga ini hanya mekar sekali dan bertahan seumur hidup. Ini sangat cocok untuk diberikan kepada seorang kekasih.”
1052.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.4K kali sebagai dengarkan bunga citra lestari cinta sejati
Baca
+Pustaka
Dikhianati Mantan, Dijadikan Tunangan CEO Galak

Dikhianati Mantan, Dijadikan Tunangan CEO Galak

Hati Zahira merasa hangat dan tersentuh. "Wah!! Bunga Daisy. Lambang cinta yang sederhana dan tulus. Hihi ... " Citra cekikikan sambil menutup mulutnya. Gusti hanya memutar matanya dengan malas. Rasanya dia kesal dengan pasien kamar 12 itu. "Bunga kaya gitu sih, di halaman rumahku banyak!" ujar Gusti dengan datar. "Yeeee!! Sirik aja si!" ujar Citra dengan mata melotot.
1.4K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 36 kali sebagai dengarkan bunga citra lestari cinta sejati
Baca
+Pustaka
Takdir Cinta Humairah

Takdir Cinta Humairah

Cinta Sungguh indah critamu Dunia terasa hampa Bila kau tiada Hati-hati cinta Juga bisa membawa Duka Batas lingkaran yang slalu Bisa membawa Suka Demi dikau Yang kusayang Demi kasih Yang kudamba selalu Sayang Tiada seindah kasih sayang Cinta suci lagusyahdu merdu Tiada seindah kharismanya Pabila kau tahu cinta itu suci Hati-hati cinta Juga bisa membawa Duka Batas lingkaran yang slalu Bisa membawa Suka Demi dikau Yang kusayang Demi kasih Yang kudamba selalu Demi dikau Yang kusayang Demi kasih Yang kudamba selalu Sayang Sayang Sayang Sayang
10.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 387 kali sebagai dengarkan bunga citra lestari cinta sejati
Baca
+Pustaka
REVENGE: DENDAM CINTA ELAN

REVENGE: DENDAM CINTA ELAN

“Kak, kamu adalah satu-satunya alasan yang menyempurnakan hidupku. Tak peduli masa lalu kelam pernah kita jalani. Juga seberapa keras masa itu menyakiti. Aku telah membuat pilihan dengan sadar dan benar. Aku mencintaimu, mengesampingkan kekuranganmu dan mengisinya dengan kelebihanku, menerima apa adanya kamu, dan karena itu aku memeroleh segalanya. Aku bahagia bersamamu.” “Kamu terlalu memujiku, Sayang..” Dina menggeleng. “Balas dendam mungkin bukan perbuatan yang patut dilakukan. Tapi kali ini, aku ingin berterima kasih, karena kamu pernah punya niat balas dendam pada Kak Raka. Karena dari sanalah aku mengenal abadinya cinta. Dari sana juga aku memeroleh bunga-bunga. Krisan, Yasmin, Edelwei
1046.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 965 kali sebagai dengarkan bunga citra lestari cinta sejati
Baca
+Pustaka
Fake Wedding

Fake Wedding

Dia menggendong Natalie di pelukannya, membisikkan sejuta kata cinta yang tak pernah bosan untuk Natalie dengar. "Bunga yang indah di tengah gurun. Tak mungkin ku temukan jika tanahnya tandus. Aku menemukan permata hati yang melahirkan cinta di tengah-tengah ketidakmungkinan. Aku menemukanmu dikala ombak menerpa, kala aku tengah kehilangan napas karena air memenuhi seluruh jiwaku. Ku hampir mati tertelan ombak dan kegelapan, namun kamu datang dengan senyummu yang indah, memabukkan. Sungguh aku tak percaya, kamu akan selalu memakai baju warna putih. Mengingatkanku pada hari suci itu. Setiap hari adalah hari kita..."
104.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 92 kali sebagai dengarkan bunga citra lestari cinta sejati
Baca
+Pustaka
PELITA DI TENGAH GELAP

PELITA DI TENGAH GELAP

Tulisannya mengalir, setiap kata terasa seperti doa dan perpisahan. “Kebenaran akhirnya datang, bukan dengan gemuruh tapi dengan langkah pelan yang melewati luka. Aku pikir aku kehilangan kamu tapi ternyata kamu tidak pernah benar-benar pergi. Karena cinta yang lahir dari perjuangan tidak mati hanya berubah bentuk.” Suara langkah kecil memotong lamunannya. “Bunda,” kata Dinda sambil membawa bunga kamboja dari halaman. “Ini buat Ayah.”
710 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 23 kali sebagai dengarkan bunga citra lestari cinta sejati
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
34567
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status