Istri Best Seller
kata Bunga dengan nada emosi.
“Percuma Bunga, dia tidak akan mendengarkanmu karena putri kesayangannya, anak satu-satunya peninggalan mendiang istri tercintanya itu sudah tiada. Ribuan kali kamu tidak bersalah, kalau tidak ada bukti, dia tidak akan percaya,” terang Haidan. “Jika tidak, untuk sementara biarkan Kafkha tenang dulu dan berpikir jernih. Setelah itu, kamu bisa menemuinya dan berbicara,” kata Haidan, mengurangi volume kecil dan menghapus emosi yang ikut tersulut tadinya.
Bunga menganggukkan kepala.
Hot Chapters