Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Cinta Tak Terpisahkan

Cinta Tak Terpisahkan

Ujar Van Lin pun mengiyakan dan mereka pun berangkat menuju tempat di selenggarakan acara. Pada hari ulang tahun Lin, Van sengaja tidak mengundang Han dan Raja Duan melihat Lin masuk kedalam mobil Van. Raja Duan buru buru melapor ke Han . Han menaiki sepeda melaju dengan cepat sepanjang jalan karena takut tidak tepat waktu. Pada saat Han sampai di acara tersebut, Dia melihat Van sedang mengambil bunga dan bersiap untuk menyatakan cintanya pada Lin.
3.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 97 kali sebagai dengarkan bunga citra lestari cinta sejati
Baca
+Pustaka
Cinta Yang Tak Pernah Sampai Di Pelaminan

Cinta Yang Tak Pernah Sampai Di Pelaminan

Aku agak bingung, sambil berbicara, dia mengeluarkan sebuket bunga dari bawah meja dan ada juga teh kurma merah di sebelahnya. “Pagi-pagi sekali aku melihat seorang pria datang dan berkata dia ingin memberikan barang-barang ini kepadamu, dia berkata kamu harus minum sesuatu untuk menghangatkan diri ketika kamu menstruasi.” “Untuk bunga-bunga itu, dia berkata dia ingin kamu melihatnya dan merasakan suasana hati yang baik sepanjang hari.” Aku tidak mengambil buket bunga itu, tetapi memeriksa pesan di kartu.
37.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.0K kali sebagai dengarkan bunga citra lestari cinta sejati
Baca
+Pustaka
Cinta Memang Begitu

Cinta Memang Begitu

Itu karena di kehidupan sebelumnya aku pernah tanpa sengaja mendengar percakapan antara ayahku dan Emma. "Emma, kamu punya bakat menggambar yang luar biasa. Alangkah baiknya kalau kamu yang jadi anak kandungku." Kenangan menyakitkan itu membuat mataku kembali berkaca-kaca. Nathan langsung panik seperti cacing kepanasan. Dia buru-buru menyeka air mataku dengan lengan bajunya. "Itu cuma bercanda kok. Aku nggak benaran mau menculikmu ke rumahku. Jangan nangis, dong."
11.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 248 kali sebagai dengarkan bunga citra lestari cinta sejati
Baca
+Pustaka
Kekasih Hatiku Sang Tokoh Kedua.

Kekasih Hatiku Sang Tokoh Kedua.

"Nanti, kalau kita sudah besar, kita akan menanam banyak bunga indah, ya? Bunga Aster ini melambangkan cinta yang sabar." ​"Seperti cintaku pada Kakak Cantik?" tanya Carlo polos. ​Eliana tertawa renyah. "Tentu saja! Cinta Carlo adalah cinta yang paling sabar dan murni." ​Nenek Lyra duduk di teras, merajut. Sesekali, ia menghentikan gerakan tangannya dan memejamkan mata. Rasa sakit di kepalanya semakin sering datang, tajam, dan menusuk. Namun, Nenek Lyra selalu mengabaikannya.
102.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 86 kali sebagai dengarkan bunga citra lestari cinta sejati
Baca
+Pustaka
Air Mata di Antara Bunga

Air Mata di Antara Bunga

Namun aku dengan cepat menarik tanganku, menolak sentuhannya. “Rangga, antara kita nggak pantas lagi bicara soal cinta. Kalau benar-benar ingin tahu, kenapa kamu nggak tanya apa aku membencimu?” Aku mengeluarkan kontrak yang dulu kubawa pergi, lalu melemparkannya ke wajahnya. “Pak Rangga, cintamu terlalu mahal! Terlalu mahal sampai harus ditukar dengan nyawa orang lain, dengan runtuhnya sebuah perusahaan, dengan hancurnya jerih payah begitu banyak orang!”
28.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai dengarkan bunga citra lestari cinta sejati
Baca
+Pustaka
My Game Boyfriend

My Game Boyfriend

Ia meletakkannya perlahan di atas meja samping tempat tidur mereka, tepat di samping foto pertama mereka berdua. “Biarkan bunga ini menjadi saksi bisu,” ucapnya pelan saat mereka berdiri berdampingan menatap kalung itu. “Bahwa cinta kita tidak akan pernah pudar walau waktu terus berlalu, walau hari berganti malam, dan walau nanti rambut kita mulai memutih. Cinta ini akan tetap sama—seperti melati yang selalu harum meski tumbuh di mana saja.”
673 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 23 kali sebagai dengarkan bunga citra lestari cinta sejati
Baca
+Pustaka
Cinta Istri Berbuah Luka

Cinta Istri Berbuah Luka

"Tapi, saya tidak sedang jatuh cinta, Nek." Sebuah lengkungan senyum diberikan sang nenek sebagai hadiah pertemuan. Wanita itu menyentuh jemari kanan Aruna yang ada di atas, kemudian berkata, "Terkadang kita belum bisa mendeteksi tentang cinta yang sebenarnya sudah tumbuh. Ada beberapa faktor dan yang paling banyak adalah karena kita tidak bisa menerima kenyataan." Aruna bergeming. Mencerna setiap kata-kata yang masuk lewat telinga. Mencari makna dari kalimat tersebut.
1021.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 625 kali sebagai dengarkan bunga citra lestari cinta sejati
Baca
+Pustaka
Alkisah Bunga Teratai

Alkisah Bunga Teratai

isaknya dalam tangis. Tidak ingin membiarkan air mata itu jatuh lagi, dia mengusap kelopak matanya dengan lembut. “Oh ya, gue juga bawain lo bunga mawar kuning. Seseorang pernah bilang ke gue kalau bunga ini melambangkan persahabatan yang abadi dan gak akan putus sampai kapan pun. Gue berharap kita juga kayak gitu, walau gue yakin lo pasti kecewa duluan sama gue. Gue gak akan ngelupain lo dan kenangan itu,” ujarnya. ***
4.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 116 kali sebagai dengarkan bunga citra lestari cinta sejati
Baca
+Pustaka
Cinta Terhalang Restu

Cinta Terhalang Restu

Dia tidak akan bicara apapun sebelum Indra menyelesaikan misi nyatakan cinta ini. "Sera...saya suka sama kamu." Wooooooooo!!! Teriakan heboh terdengar. Membuat Indra semakin nervous dan Harsa yang semakin ngenes. "Saya tahu, mungkin saya bukan lelaki yang paling baik di dunia. Tapi saya yakin kalau saya pasti bakal bikin kamu seneng terus saat berada disisi saya." Suasana semakin panas. Ya, panas akan bara api cinta Indra pada Sera, di tambah panas dari api cemburu milik Harsa.
3.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 100 kali sebagai dengarkan bunga citra lestari cinta sejati
Baca
+Pustaka
Jejak di Antara Kita

Jejak di Antara Kita

Ia tahu, tidak ada hubungan yang sempurna, tetapi cinta sejati adalah tentang kesediaan untuk saling menerima dan berjuang bersama. Ketika ia menyelesaikan rangkaian bunga terakhir untuk hari itu, Kaira menatap hasil kerjanya dengan penuh makna. Seolah-olah bunga itu adalah simbol dari harapannya—indah tetapi rapuh, membutuhkan perawatan agar bisa tetap mekar. Ia menggenggam rangkaian itu dengan hati-hati, lalu bergumam pelan, “Mungkin aku juga harus memberanikan diri seperti bunga ini. Berani mekar meski cuaca tidak selalu cerah.”
1.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 48 kali sebagai dengarkan bunga citra lestari cinta sejati
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status