Jatah Malam Untuk Nyonya
Nyonya Selin merapat lagi, jemarinya merayap ke dada bidang Bayu, memilin pelan puting pria itu dari luar kaus, "...kamu datang ke kamar tidur utama. Aku pengen relaksasi total, aku juga mau kamu mengeksplorasi seluruh tubuhku, Bay. Bagian yang belum pernah kamu sentuh sebelumnya."
"T-tapi... kalau Pak Bram bangun gimana, Nyonya?" tanya Bayu, terlihat cemas meski sebenarnya dia tidak akan menolak kesempatan itu.
"Huh, dia tuh kalau udah tidur kayak kebo, Bay. Lagian, bukankah kamu ke sana cuman buat mijat aku? Nggak lebih, kan?" Nyonya Selin mengerling misterius, lalu membisikkan kalimat pamungkasnya tepat di lubang telinga Bayu, "Besok malam, jam sembilan. Jangan pakai baju terlalu tebal, k
Bab Populer