Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Runtuhnya Dinasti Bisnis CEO tampan

Runtuhnya Dinasti Bisnis CEO tampan

Dan isinya sebuah puisi yang sangat indah: “Di bawah langit biru, hatiku berbisik Tentang cinta yang tulus, tak pernah terusik Endah, namamu terukir di dalam sanubari Seperti bintang yang bersinar di malam hari.” Endah tersenyum membaca puisi itu, namun ia masih bertanya-tanya siapa pengirimnya. Sementara itu, Marcel menunggu dengan harap-harap cemas di luar taman kanak-kanak, berharap Endah akan menerima perasaannya.
2.2K viewsOngoingAdded to Library 78 Times as puisi malam yang indah
Read
+Library
Lelaki yang Datang di Mimpiku Setiap Malam

Lelaki yang Datang di Mimpiku Setiap Malam

Lagi-lagi itu adalah satu dari kesukaan Azura yang lain. Malam terasa begitu tenang, hanya diiringi suara gemericik air dari kolam kecil di sudut taman, tempat beberapa ikan koi berenang dengan gerakan anggun. Di atas sana, langit Yogyakarta membentang luas, dihiasi bintang-bintang yang tampak lebih berpendar dari biasanya. Semesta seolah ikut merestui malam mereka. Azura menarik napas dengan mata yang berkilat kagum. "Gavin … it's so unreal," bisiknya. Tangannya menyusuri batang mawar yang tumbuh di lengkungan pergola di pintu masuk taman.
102.4K viewsOngoingAdded to Library 85 Times as puisi malam yang indah
Read
+Library
Menjadi Istri setelah 5 Tahun Terpisah

Menjadi Istri setelah 5 Tahun Terpisah

Hingga, ia pun membacakan sebuah puisi. "Amelie Anderson Sesosok malaikat sedang berdiri di antara hamparan bunga cantik Sungguh mawar yang malang, keindahanmu tidak dapat menyaingi keindahan malaikat itu Bersenandung merdu, diterpa angin membelai wajahnya Seketika aku merasa cemburu dengan angin, yang selalu bisa membelai wajahmu kapan pun dia mau
1014.5K viewsCompletedAdded to Library 507 Times as puisi malam yang indah
Read
+Library
CINBU dan HURIN (Cinta Seorang Budak)

CINBU dan HURIN (Cinta Seorang Budak)

Tertahan yang pernah gagu di pelupuk Lalu sebisa hati kulerai cekatnya Dari embus sejauh angan Ingin kukabarkan Tentang luruh sekat memancang Tentang jemu semakin meradang Aku bernama sepi Tanpamu, sandar paling kekar Tanpamu, tatap paling debar Sedang di sini, masih kelu barang sepatah Dirantai sulur cintamu Diderai lara rindumu Hingga bila tatapku hendak mencumbu? Sultanku? *** Malam ini langit tampak cerah tanpa diselimuti awan. Bintang-bintang bertaburan menghiasi, bulan purnama pun terapung indah di lautan angkasa raya. Angin malam berembus sepoi menyibak rambut kecokelatan Rasyad Najmudin.
106.0K viewsCompletedAdded to Library 124 Times as puisi malam yang indah
Read
+Library
SUAMI DARI ALAM LAIN

SUAMI DARI ALAM LAIN

Namun, detik berikutnya netraku membeliak. Padang rumput di tengah malam bersinar, bunga berwarna warni juga menambah keindahan alam dengan danau dan bukit hijau di baliknya. Kunang-kunang menari dalam jumlah banyak dan bergerombol. Seperti lentera yang berterbangan di udara. Sebuah panorama malam yang amat memanjakan mata. "Bagaimana, apa kamu suka, Ratuku?" Klik! Belum sempat aku menjawab, Gio menjentikkan jarinya, dan entah dari mana asalnya, terdengar suara lantunan musik indah nan romantis.
1024.7K viewsCompletedAdded to Library 641 Times as puisi malam yang indah
Read
+Library
The Devil's Mistress

The Devil's Mistress

Kilau sinar di pagi hari Sambut jiwa yang penuh ambisi Memulai langkah mengarungi Masa depan yang cerah dinanti Kumulai dengan langkah pasti Menatap cahaya sang mentari Denyut nadi yang tak henti Menapak langkah teguhkan hati Tentang harapan tentang cita Walau jauh kan ku tempuh jua Setinggi bintang hias angkasa Ku akan tetap tuk menggapainya Sejuta langkah tuk meraihnya Seluas lautan keringatku Tak akan pernah pedulikan Ku akan raih semua impian Oleh: wawan setiawan * “Aku menyukai ekspresi yang tersurat. Ada kegigihan yang dituangkan dalam tiap katanya,” gumam Joya. “Ajaib, Indonesia memiliki banyak pujangga muda yang berbakat. Puisi itu adalah salah satu kesukaanku.” Virgo menuangkan kemb
1088.4K viewsCompletedAdded to Library 2.0K Times as puisi malam yang indah
Read
+Library
ARWAH CINTA PENASARAN

ARWAH CINTA PENASARAN

RINTIHAN TENGAH MALAMSuara itu masih terngiangMenyertai derit pintu yang usangNgik... ngik... seperti nafas seseorangYang merintih di keheningan malamRosdiana...Wanita cantik itu merintih Menghadirkan suara yang membuat nyeriMerintihKarena dosa yang ia milikiRosdianaWanita itu merintihDalam tengah malam yang sepiTubuhnya membekuTertempa dinginnya malam dan tanah makamTak ada seorangpun yang perduliBahkan kekasih hatipun membiarkan ia sendiri.Tengah malam yang sepiIa merintihMengganggu tidur mereka yang mengerti...
103.7K viewsOngoingAdded to Library 120 Times as puisi malam yang indah
Read
+Library
Si Lesung Pipi

Si Lesung Pipi

Pernah mewarnai dunia Puisi terindahku hanya untukmu Mungkinkah kau kan kembali lagi Menemaniku menulis lagi Adam sudah merebahkan diri di lantai saat Reff itu masih berlanjut. Dinginnya lantai semoga bisa meredam panas di dalam dada. Kita arungi bersama Puisi terindahku hanya untukmu. Dengan masih tetap memegangi dada, dia meringkuk menangis berteriak tanpa suara. Melepaskan semua, mencoba menerbangkan ke langit, semoga terbawa oleh angin dan mengubur di suatu tempat yang tidak bisa djangkau oleh siapapun. Semua rasa cinta dan patah hati. semua penyesalan dan harapan.
109.8K viewsCompletedAdded to Library 294 Times as puisi malam yang indah
Read
+Library
Malam Panas, Hati yang Membeku

Malam Panas, Hati yang Membeku

"Baik, kalau begitu aku bawa kamu naik ke atas untuk tidur, ya?" Morin dengan lembut merangkul pinggangku, memapahku perlahan menaiki tangga. Saat naik, dia masih menggunakan suara lembut, seakan sedang membujuk anak kecil, "Hati-hati tangganya, satu, dua, tiga ...." "Mia hebat sekali, nanti malam aku pulang lebih cepat untuk memasak yang enak sebagai hadiah untukmu." Aku tersenyum getir tanpa suara, bibirku terangkat tipis.
5.1K viewsCompletedAdded to Library 102 Times as puisi malam yang indah
Read
+Library
Malam yang panas

Malam yang panas

Ada malam di mana keheningan menjadi pengingat atas segala yang belum selesai. Suatu malam, setelah makan malam yang sederhana, Reza duduk di balkon sambil menyalakan sebatang rokok. Angin malam berhembus pelan, membawa bau hujan yang baru saja turun. Nadia menyusulnya, duduk di kursi seberangnya. "Masih kamu pikirin, ya?" tanya Nadia pelan. Reza tidak menjawab langsung. Ia hanya menatap lampu-lampu kota di kejauhan.
103.5K viewsOngoingAdded to Library 81 Times as puisi malam yang indah
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status