Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Sisi Liar Mas Nanang

Sisi Liar Mas Nanang

"Kalau lo mau, kenapa gue nolak?" Nanang hanya memandanginya dengan kagum dan sedikit ngeri. Seumur-umur, Nanang baru kali ini mengenal cewek se-barbar dan se-eksplisit itu. Nanang Jelas, berada di dekat Salsa adalah permainan yang berbahaya, namun sangat memikat. Tanpa aba-aba, Nanang langsung menghampiri Salsa yang masih berdiri. Jarak mereka lenyap dalam satu langkah.
105.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 175 kali sebagai dongeng si kancil yang nakal
Baca
+Pustaka
Rahasia Nakal Sang Mahasiswi

Rahasia Nakal Sang Mahasiswi

Ada apa lagi anak itu? ​Kenan menatap lurus pada puncak kepala Camelia yang berada di dadanya. Tangan nakalnya kembali bergerak meraba perut dan bergerak naik di balik kaus, memberikan sentuhan nakal dengan mulai meremas dari luar sport bra membuat Camelia harus menggigit bibir bawahnya agar tidak mendesah di depan telepon yang masih menyala. ​"Gue nggak tahu!" bohong Kenan dengan sangat tenang dengan tangannya mulai menggeser penghalang di dalam untuk bisa memegang secara langsung.
101.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 33 kali sebagai dongeng si kancil yang nakal
Baca
+Pustaka
Raja Hantu Kegelapan

Raja Hantu Kegelapan

Rostav bercanda dengan Cia, hal itu membuatnya langsung meletakkan bantal itu di belakang punggungnya, seolah-olah tak mengetahui apa pun. "Apa kau yakin tidak ada... makhluk itu lagi?" Cia berusaha mengingat nama dari makhluk itu, tapi setiap kali dia berusaha mengingatnya, bayangan kecoak itu muncul di dalam benaknya, membuatnya merinding.
267 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 7 kali sebagai dongeng si kancil yang nakal
Baca
+Pustaka
[BUKAN] PELAKOR

[BUKAN] PELAKOR

'Kumpulan Dongeng Anak-Anak'. Irish mulai membacakan legenda seekor kera yang sangat rakus dan pelit, mana keranya juga jahat. Saat di kodok meminta pisang karena lapar, monyet dengan iseng memberi kulit pisang pada kodok dengan memakan isinya terlebih dahulu. Setiap saat kodok meminta pisang si kera selalu berbuat seperti itu tapi si kodok sangat sabar. Hingga suatu hari, si ada banjir besar yang membuat kodok yang berada di atas pohon juga ikut terhanyut. Karena keserakahannya, monyet itu ikut tenggelem, tentu saja kodok selamat karena ia pandai berenang.
1042.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai dongeng si kancil yang nakal
Baca
+Pustaka
Gadis Nakal Milik Paman Dingin

Gadis Nakal Milik Paman Dingin

sahut Aurel dengan nada menggoda. “Wah!” Yuri langsung mengangkat tangan tinggi-tinggi, disusul Yura yang tak mau kalah. “Aku mau! Aku juga mau! Jangan lupa tambah kue coklat gratis, ya.” Aurel tertawa lepas melihat antusiasme mereka. “Sekarang aku tahu kenapa kita bisa berteman baik sejak TK. Karena ternyata kita memang satu frekuensi. Sama-sama suka hal yang seru, sama-sama nakal, dan sama-sama tidak bisa hidup tanpa drama.”
101.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 44 kali sebagai dongeng si kancil yang nakal
Baca
+Pustaka
Sang Kupu-Kupu Malam

Sang Kupu-Kupu Malam

Part 15 Keesokan harinya, Elora terbangun dengan kepala yang berat dan perasaan campur aduk. Cahaya pagi yang masuk melalui jendela kecil ruangan tempat ia tidur terasa begitu asing. Matanya terpejam beberapa saat, mencoba mengingat apa yang telah terjadi. Segera, ingatan itu kembali—momen yang hangat, yang penuh dengan ketegangan dan perasaan yang tak terucapkan. Dan di balik semuanya, ada satu hal yang mengganggu pikirannya: apa arti dari malam itu?
867 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 30 kali sebagai dongeng si kancil yang nakal
Baca
+Pustaka
Please, Uncle Jangan Nakal!

Please, Uncle Jangan Nakal!

“Mengundang apa? Lanjutkan kalimatmu.” “Tidak ada!” Ivony menggelengkan kepalanya dengan cepat. “Intinya, pakaianku ini sangat normal. Sangat sopan. Hanya otak dan pikiranmu saja yang nakal, Uncle. Kau terlalu sering melihat hal-hal kotor hingga baju biasa pun terlihat salah di matamu.”
102.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 50 kali sebagai dongeng si kancil yang nakal
Baca
+Pustaka
Dokter, Jangan Gitu Dong

Dokter, Jangan Gitu Dong

“Iya, Tante! Dongengnya lucu-lucu ya!” Sofia mulai bercerita: “Dahulu kala,” Sofia memulai dengan suara lembut, “ada seekor kelinci bernama Kiki. Kiki ini sangat licik… tapi juga agak ceroboh. Suatu hari, dia ingin mencuri wortel milik gajah besar bernama Gomo. Tapi… eh, Kiki lupa kalau dia memakai sepatu terlalu besar! Setiap langkahnya, ‘KREEEEK… KREEEEK…’ bunyinya keras sekali. Gomo pun bangun dan menatap Kiki sambil berkata, ‘Hei, kelinci… sepatu besar itu milik siapa?’
10152.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.0K kali sebagai dongeng si kancil yang nakal
Tampilkan Ulasan (28)
Baca
+Pustaka
Dwi Rawati
Sukaaa banget...mengalir deras...kebanting...ketendang...tersungkur dan menangis pilu. Novel yg bener" mampu menjungkirbalikkan perasaan aq, smoga lanjutnya g terlalu drama, tetap natural...lugas & logis. Good job Author, sehat & sukses sllu untukmu
Adelia
Ijin promosi novel judul: Amnesti Sang Eksekutor Aku hanya ingin satu malam pelarian untuk melupakan pengkhianatan mantan kekasihku. Sialnya, pria yang kutemui di bar dan hampir tidur denganku semalam adalah Arkana Wijaya, eksekutor perusahaan yang dikirim untuk memecat seluruh departemenku
Baca Semua Ulasan
NONA JANDA TERJERAT BERONDONG

NONA JANDA TERJERAT BERONDONG

Mamanya cemberut, "Ish, abang gitu. Mama kan kepo. Pengen tahu siapa itu cewek." Sam mengedipkan matanya, "Nanti Sam ajak kesini kalau dia sudah mau nerima Sam. Oke?" Adela tertawa, "Oke ajalah. Habis mandi terus makan dulu ya." Sam mengangguk dan berjalan mengarah ke kamarnya di lantai dua dengan senyuman. Boram. Boram. Boram. Nama itu bagaikan mantra sihir yang menjeratnya. ***
9.88.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 183 kali sebagai dongeng si kancil yang nakal
Baca
+Pustaka
Pendekar Kera Sakti

Pendekar Kera Sakti

Justru yang tidak disangka-sangka akan datang ternyata muncul di tempat itu. Orang yan muncul di tempat itu secara tidak sengaja adalah seorang gadis berdada besar, super montok. Begitu besar dan montoknya sehingga dulu Baraka pernah menjuluki gadis tengil itu sebagai gadis pabrik. Maksudnya pabrik susu. Dan gadis berusia sekitar dua pulu dua tahun itu mempunyai kalung hijau bentuk naga menari, sebagai tanda bahwa ia adalah murid dari Perguruan Naga Jilu yang diketuai oleh tokoh tua bernama Resi Pancal Sukma.
1029.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai dongeng si kancil yang nakal
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status