Nur Cahaya Cinta (Bahasa Indonesia)
Ia mengumpat dirinya sendiri di dalam hati.
'Aah, dasar bodoh! Waktu setahun terbuang sia-sia, kalau dari dulu begini mungkin aku sudah punya anak dua, tiga, atau lima. Ya Allah, bodohnya. Satu tahunkan cuma satu kali hamil ya! Satu kali hamil tapi kembar lima, tidak bodohkan aku. Selama setahun ini begitu kuat aku berusaha menolak dan menjauhinya, bahkan kerap menghinanya. Tapi begitu aku mulai belajar membuka hatiku, menyingkirkan egoku. Hanya sekejap benci itu berubah menjadi cinta. Cinta!!? Bukan, belum, aku belum jatuh cinta. Baru sekedar suka, nyaman, dan mulai ketergantungan akan dirinya. Big is beautiful, bakpao coklat, kau membuatku tak mampu lagi menjaga imageku di depanmu, sebagai
ตอนยอดนิยม