MARNI
usir Angga dengan halus.
"Kau yang harus pergi, kau harus m a t i!" ucap Marni dengan sedikit beteriak.
"Apa alasannya? Aku tidak mengenalmu!" tegas Angga.
Marni, lambat laun berubah menjadi sosok wanita yang buruk rupa, dia menyemburkan n a n a h dan d a r a h yang baunya menyengat. Wanita itu begeser selangkah demi selangkah mendekati Angga. Dilihatnya Angga membaca doa-doa, Marni semakin tertawa, namun juga sedikit merasakan kegerahan.
Hot Chapters