Saya selalu dibuat kagum oleh betapa miripnya kedua bunga ini saat dilihat sekilas, tapi begitu didekati detailnya langsung berbeda—seperti dua saudara yang punya gaya busana kontras.
Secara gambaran bentuk, pacar air (sering dikaitkan dengan 'Impatiens balsamina') punya habit tegak dan daun yang agak lanceolat, ukuran tanaman biasanya lebih tinggi dan batangnya agak lebih tebal. Bunganya muncul tunggal di ketiak daun, bentuknya zygomorfik jelas dengan kelopak yang menonjol membentuk semacam 'tutup' dan sering memiliki spur (ekor nektar) yang agak menonjol di bagian belakang. Warna bunganya pekat dan biasanya ukurannya agak besar serta bertekstur sedikit tebal.
Sementara itu pacar surga—yang dalam kultivar taman sering masuk ke kelompok 'Impatiens walleriana' atau tipe New Guinea—cenderung tumbuh lebih rendah, rimbun, dan memiliki daun yang lebih kecil serta permukaan yang lebih halus atau mengilap. Bunganya biasanya muncul berkelompok di ujung batang, bentuknya rata atau sedikit cangkir, dengan kelopak yang lebih bulat dan jarang memperlihatkan spur panjang. Perbedaan lain yang mudah dilihat: pacar air sering menonjolkan struktur bunga yang dramatis dan organ reproduksinya terlihat lebih jelas, sedangkan pacar surga terasa lebih manis, padat, dan cocok untuk border atau pot gantung.