Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Mate

Mate

Aku menautkan kedua alisku bingung. “Heh! Bayar dulu woi!” teriak Alfa. “Kan mini market ini punya kamu. Jadi gratis, nggak perlu bayar. Dah!!!” sahut Hafiz santai tanpa dosa. “Hah?” “Iya. Coba baca aja di depan. Tulisannya kan ‘ALFAMART’, berarti punya kamu kan?” ujar Hafiz makin ngaco. Aku tertawa geli mendengar ujaran Hafiz yang rada gila.
103.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 118 kali sebagai elia martell
Baca
+Pustaka
Melinda

Melinda

yang disambut Melinda sedikit gerakkan menahan yang tujua nya menikmatti setiap ayunan dari suaminya itu. Lambat tapi pasti Rian terus nikmatti setiap gerakkannya dan pada titik tertentu ia merasa sesuatu akan ada yang meluap..iapun mempercepat gerakkannya lalu memeluk istrinya tanda dirinya sudah menyerah terlebih dahulu lalu mengecup kening istrinya tanda sudah berakhir kemampuannya di ronde ketiga ini..
104.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 117 kali sebagai elia martell
Baca
+Pustaka
ISTRI TERCINTA BOS BESAR

ISTRI TERCINTA BOS BESAR

Dia mengomporinya lagi, "marahi itu anak kamu, masa dia marah-marah terus. Dia takut suaminya suka sama aku." Pak Derry melirik anaknya. "Elitta, berapa kali papa bilang, jangan suka marahi Vivian." Pandangannya meruncing ke sang menantu. "Dan kamu, Vito ... Om baru tahu ternyata kamu ini CEO Sunmart. Agak aneh emang CEO Sunmart mendadak melamar wanita sembarangan." Vito membela istrinya, "Sembarangan apanya, Om. Elitta wanita baik-baik, dan dia adalah putri Pengusaha Konveksi, Derry Dinata. Om cukup terkenal di kalangan pengusaha kota ini."
1050.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai elia martell
Baca
+Pustaka
Ratu yang Merebut Singgasana

Ratu yang Merebut Singgasana

Kematian pria itu dinhari ini adalah satu utang yang berhasil dia bayar lunas lebih cepat. Tepat pada saat itu, langkah kaki yang berat dan berisik terdengar mendekati ruang makan. Seorang wanita paruh baya dengan pakaian pelayan hitam-putih yang sangat kaku masuk ke dalam ruangan. Wajahnya persegi, dihiasi kerutan-kerutan tegas yang memancarkan ekspresi dingin dan tidak ramah. Dia adalah Martha, kepala pelayan lama yang telah mengurus Kastel Moretti sejak masa kepemimpinan ayah Valerio.
212 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4 kali sebagai elia martell
Baca
+Pustaka
Alverez

Alverez

Dan kini, tentang seorang perempuan bernama Mitha—yang begitu mempesona sekaligus beracun. "Semua ini tidak seharusnya terjadi seperti ini," gumamnya. Tiba-tiba suara pintu dibuka dengan cepat dari dalam apartemen. Sosok Arga Wijaya berdiri di ambang pintu, wajahnya basah karena hujan, tapi matanya tajam, penuh urgensi. "Andre," serunya. "Kau harus ikut aku sekarang." Andre memutar badan dengan pelan. "Apa lagi yang ingin kalian ambil dariku, Arga?"
1.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 23 kali sebagai elia martell
Baca
+Pustaka
MERTUA IDAMAN

MERTUA IDAMAN

“Apa dia termasuk salah satu orang yang sangat kamu sayangi, Almira? Jika iya, berarti ibu mertuamu masuk daftar target selanjutnya.” Ibu tertawa sinis saat mendengar ucapan Om Arga. “Bahkan target pertama pun tidak akan bisa Anda capai! Anda itu hanya menggertak Almira saja, tetapi tidak memiliki nyali apapun.” “Anda!” Berani sekali Arga menunjuk wajah ibu mertuaku. “Turunkan tangan Om Arga!” sentakku.
4.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 168 kali sebagai elia martell
Baca
+Pustaka
Racun Mertua

Racun Mertua

Setelah memperkenalkan diri, akupun mengutarakan niatku, sedang ia terlihat menyimak sembari memeriksa cincinku. Perempuan itu mengaku bernama, Madam Rista. Penerima berlian tak bersurat dari pasar gelap. Deg-degan aku menunggu keputusan dari mulutnya. Keringat jagung sudah membanjiri tubuhku karena menahan mulas di perut. Rasanya seperti akan melahirkan. Tak lama ia berbicara, namun bukan padaku, tapi pada Koko pemilik toko. Mereka saling bergantian menyahut dan memeriksa cincin itu.
1020.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 494 kali sebagai elia martell
Baca
+Pustaka
Selena

Selena

“Masuklah!” Derit pintu terdengar nyaring, tetapi Lucas tak berbalik sebab yakin itu adalah Delmar. Rambutnya pun masih berwarna hitam kebiruan dengan mata biru terang, belum ia alihkan ke mode penyamaran yang berwarna cokelat karamel dan mata cokelat tua.
3.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 141 kali sebagai elia martell
Baca
+Pustaka
Fatma Boussetta

Fatma Boussetta

Begitu ia mendekat, nampak seorang wanita muda dengan dress floral yang cantik. Wanita itu mengenakan apron yang terlihat kebesaran. Dia sedang sibuk menata menu di meja makan. Penampilannya terlihat berbeda, dan dia adalah si kucing liar yang menggemaskan. Demi apapun, Omar terpesona dengan penampilan Fatma. Bahkan dalam kondisi seperti apapun wanita cantik itu akan terus terlihat cantik di mata Omar. Saat ini rambut panjangnya disanggul ke atas secara sembarang hingga menunjukkan leher jenjangnya.
1013.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 437 kali sebagai elia martell
Tampilkan Ulasan (50)
Baca
+Pustaka
Hudaibah
Baru part awal sudah merasa terbang ke latar yang dibangun sama penulis. Tidak perlu sulit meraba-raba latarnya. Pembaca seperti masuk ke dalam ruang 3 dimensi dan menyaksikan tiap adegan secara nyata. Kendalanya cuma beberapa kata yang salah ketik tapi masih bisa dimaklumi. Sangat direkomendasikan.
Fitria Sulaeman
Syukaaa... Syukaa sekali sama ceritanya Fatma Boussetta ini. Apalagi sama penulisnya. Yang selain cantik, baik hati pula. Hehe. Semua pemerannya juga, aku suka. Alurnya susah buat aku tebak. Bikin jadi penasaran, pengen baca terus dan terus... Pengen tahu kelanjutannya lagi dan lagi. semangat up kak
Baca Semua Ulasan
Mark Castello

Mark Castello

gumam Septian. Foto yang dikirimkan oleh Septian itu adalah foto dari wanita yang Mark cari. Dia adalah Nasya Sarabila Imran yang merupakan CEO Sas Galery yang Mark ingin temui. Karena terlalu bahagia telah mendapatkan foto yang ia inginkan sebelumnya, Mark baru mengingat bahwa dia masih belum mengetahui dimana wanita itu berada. Tidak ada orang lain lagi yang mengetahui dimana wanita itu berada selain Septian, Mark akhirnya kembali ke restoran itu untuk bertemu kembali dengan Septian.
103.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 100 kali sebagai elia martell
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status