Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
CERMIN GERBANG CINTA

CERMIN GERBANG CINTA

Setelah orang tua dan kakak Harry pergi, Sina menyuruh para perawat juga pergi dengan alasan dia akan mengadakan pengecekan terakhir kali sebelum mereka membawa Ken mobil ambulans. Sina dan Sani berkumpul di samping Harry dan Momo. “Kita harus melakukan pengiriman tanpa sepengetahuan mereka,” kata Sina. “Lalu bagaimana para perawat yang membantu tadi?” tanya Momo. “Ingatan mereka telah dimodifikasi sama Sani. Mereka hanya mengingat apa yang kami katakan. Jadi kejadian di sini tidak akan mereka ingat. Ingatan mereka yang terakhir hanya membawa Ken ke mobil ambulans,” kata Sina. “Jadi, kalian sudah siap?”
104.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 187 kali sebagai enticed
Baca
+Pustaka
Invitasi

Invitasi

Pesan dari Adien. ×××××
9.910.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 378 kali sebagai enticed
Baca
+Pustaka
Mate

Mate

Aku menautkan kedua alisku bingung. “Heh! Bayar dulu woi!” teriak Alfa. “Kan mini market ini punya kamu. Jadi gratis, nggak perlu bayar. Dah!!!” sahut Hafiz santai tanpa dosa. “Hah?” “Iya. Coba baca aja di depan. Tulisannya kan ‘ALFAMART’, berarti punya kamu kan?” ujar Hafiz makin ngaco. Aku tertawa geli mendengar ujaran Hafiz yang rada gila.
103.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 80 kali sebagai enticed
Baca
+Pustaka
Test Book

Test Book

Penapika12268
Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test
1.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 42 kali sebagai enticed
Baca
+Pustaka
CINTA BUKAN SEPENGGAL DUSTA

CINTA BUKAN SEPENGGAL DUSTA

tuan besar Mea Malawi menyerahkan cek pada pemilik showroom. Pemilik showroom membuka brankas mengeluarkan sebuah kotak berisi seuntai kalung dengan liontin bermata berlian. "Kami memberi cinderamata untuk menantu anda, semoga menantu anda selalu beruntung." Tuan Sahu Mea Malawi kembali tertawa senang, ia berharap dengan kehadiran menantu dan cucu, keluarga Mea Malawi semakin semarak.
104.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 96 kali sebagai enticed
Baca
+Pustaka
Penyesalanku

Penyesalanku

lirih Uma merasa bersalah. Akhirnya aku pun tertidur, dengan perasaan campur aduk. Saat aku sedang terlelap aku merasa ada sesuatu yang menyentuh tubuhku, entah apa, seperti binatang melata, atau... Jangan-jangan ada tikus yang masuk ke kamarku. "Auw!" Aku berjinkat kaget, tapi tangan Uma sudah membekap mulutku. "Stt... Jangan kenceng-kenceng, nanti Via bangun," bisik Uma di telingaku.
1023.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 643 kali sebagai enticed
Baca
+Pustaka
TITISAN

TITISAN

Si wanita yang tengah kesurupan itu semakin mendekatkan wajah dengan senyum mengembang. Setengah berbisik ia berucap, “Maneh, budak kasep. Hayu ngiring sareng Abdi.” (Kamu, anak ganteng. Ayo ikut bersamaku.) Setelah itu, keduanya pun ambruk dan tak sadarkan diri.
102.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 86 kali sebagai enticed
Baca
+Pustaka
Womenizer

Womenizer

“Sumpah, demi apa lo bisa dapat barang mahal kayak gitu? Buat guelah.” Radit tersenyum, matanya berkaca-kaca saat memeluk barang berharga itu. Sebuah ponsel mereka ternama, limited edition pula. Siapa pun pengirimnya, Radit mengucapkan terima kasih. Dia menyampaikannya langsung saat live di sosial media. Lagi. Akun sosial media Radit dibanjiri komentar dari para followersnya. Klik!
103.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 104 kali sebagai enticed
Baca
+Pustaka
TRUST

TRUST

Kepala pelayan itu pun mengangguk. “Tunjukkan adikku ruangannya. Siapkan apapun yang dibutuhkan,” perintah Celine. Kemudian ia menoleh pada adiknya. dan mengeluarkan sebuah kartu kredit berwarna hitam. “Gunakan semua uang yang ada disini semaumu. Jika kau perlu apa-apa, tinggal katakan pada pelayan.” Caroline menerima black card itu. Dia tak mampu menyembunyikan perasaan senangnya.
102.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 40 kali sebagai enticed
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234567
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status