Dipaksa Putus Karena Perjodohan
Sembari membelai rambut istrinya, "Tumben di gerai rambutnya? biasanya di kuncir,"
"Cantik nggak Mas?" menyentuh rambutnya sendiri, menegakkan duduknya. "Lagi ingin begini,"
"Cantik," puji Satria, mengulaskan senyumnya, "Cium dulu," mencondongkan bibirnya ke depan, meminta ciuman.
Dan tak membuat Alira bersuara, hanya berdecak lirih. Namun tetap mencium bibir suaminya singkat, dan tertahan oleh gerakan bibir Satria yang melumatnya.
Hot Chapters