Pendekar Kera Sakti
Kalau saja sinar merah tadi menghantam persis di gugusan batu sebesar rumah, jelas batu tersebut akan hancur berkeping-keping.
Tak ada orang yang muncul dari balik gugusan batu besar itu. Baraka dan Delima Gusti tetap waspada, mata mereka memandang tajam kearah Batu besar. Untuk sesaat suasana menjadi sepi seakan tak ada manusia lain disitu kecuali mereka berdua. Tetapi Baraka yakin, ada manusia di sekitar mereka, karena ia mendengar detak jantung orang lain yang bukan jantung Delima Gusti dan jantungnya sendiri. Karenanya Baraka berbisik pelan kepada Delima Gusti, "Bersiaplah! Dia masih ada di sini. Mungkin di balik batu besar itu! Aku akan memeriksanya kesana!"
Bab Populer