Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Menjadi Wanita Terhormat Setelah Dikhianati

Menjadi Wanita Terhormat Setelah Dikhianati

Lalu untuk apa peduli soal status ipar. "Aku pernah mengatakannya bahwa ibu mertua dan iparku memperlakukanku dengan buruk, Zein. Jadi untuk apa kau mempedulikan statusnya menjadi iparku? Aku bahkan tak sudi memiliki ipar bermuka dua seperti dia," keluh Vannia. Zein malah tersenyum menatap Vannia sambil menyuap makanannya. "Kau marah soal itu?''
1.6K viewsCompletedAdded to Library 40 Times as sindiran untuk mertua dan ipar
Read
+Library
Ipar Rasa Istri

Ipar Rasa Istri

Depan pintu berserak sendal sepatu lumayan banyak, siapa mereka datang ke rumahku tanpa kabar atau izin. “Dam, istri kamu biasa pulang jam berapa? Masak sampai malem gini belum pulang, kamu yang tegas jadi suami.” Suara Ibu mertuaku. “Ah Ibu kayak engga tau Adam gimana kalau di depan Vera. Dia kan suami yang tipe sayang istri, Bu. Anak-anakku aja kalau ngajak keluar Adam, selalu jawabannya nanti om ngizin sama tante Ve dulu ya.” Ujar mba Andin, ohh ternyata begini caramu ngadu domba aku sama Ibu, biar kamu tetep jadi mantu terbaiknya Ibu.
106.3K viewsOngoingAdded to Library 213 Times as sindiran untuk mertua dan ipar
Read
+Library
Mantra Cinta Kakak Ipar

Mantra Cinta Kakak Ipar

“Apa maksudmu, Wan. Jangan bilang kamu...” “Aku yang sudah menyusun semuanya, Sar. Aku mengirimkan santet pada bibiku, aku yang sudah menabrak anaknya Galuh, dan aku yang sudah menghasut kakaknya Galuh untuk memakai pirunduk agar merebut suami Galuh. Semuanya adalah salahku.” Mendengar pernyataan Ridwan yang sangat jauh dari perkiraan Sari, Sari hampir tak sanggup menginjak bumi dengan tegap lagi. “Apppaa, Wan. Kenapa?”
2.0K viewsCompletedAdded to Library 45 Times as sindiran untuk mertua dan ipar
Read
+Library
Mutiara Hati Yang Terabaikan

Mutiara Hati Yang Terabaikan

Erika yang badannya agak capek karena seharian bekerja lantas tambah dibuat pusing lantaran omelan mereka yang sebetulnya tidak lah benar. Namun belum sempat dia mau bicara sesuatu, tiba-tiba saja ibu mertua dan iparnya mendamprat lagi dan lagi. “Menantu pendosa!” caci Molek menyeringai marah. “Ipar memalukan!” maki Nyayu memberengut kesal. Mendapatkan perlakuan tak pantas, Erika menarik napas dalam-dalam dan menundukkan pandangannya. Hantaman demi hantaman pun datang silih berganti.
2.0K viewsCompletedAdded to Library 44 Times as sindiran untuk mertua dan ipar
Read
+Library
Sama-sama Egois

Sama-sama Egois

Sindi hanya terdiam meringkuk di kamar sambil mengeloni Raka putranya sedangkan Riri di gendong Hani. “I-iya, Ayah,” jawab Sindi lembut mau bagaimana pun orang tua tetap orang tua, Sindi sebagai anak harus patuh dengannya. Tekanan jantung Sindi terasa lebih cepat, setelah Ayah mertuanya sudah mulai ikut angkat bicara. Karena ia sudah tahu kalau Ayah mertua angkat bicara akan panas gendang telinganya. “Kamu kira, Bandung-Jakarta tidak jauh, Hah!” kalimat pertama sudah keluar dari bibir laki-laki paruh baya yang disebut mertua itu.
102.8K viewsOngoingAdded to Library 61 Times as sindiran untuk mertua dan ipar
Read
+Library
Mertua Cerdas VS Menantu Licik

Mertua Cerdas VS Menantu Licik

Andai ada orang lain selain kami di sini, entah dimana kusembunyikan wajah ini. "Kenapa gak bilang dengan jelas? Kalian kan teman karib. Apa kamu gak takut kalau Sindi depresi karena dia baru lahiran dan mendapat pengakuan aneh seperti itu? Sekali lagi kalian bikin prank begituan, ibu akan mengambil parang untuk mengusir kalian," seru mertuaku. Tangan kanannya menarik telinga Sindi yang meringis kesakitan.
7.0K viewsCompletedAdded to Library 201 Times as sindiran untuk mertua dan ipar
Read
+Library
BUKAN MENANTU KAYA

BUKAN MENANTU KAYA

“Iya juga, Dek. Kok Mas nggak kepikiran, ya?“ katanya sambil tertawa pelan. Mas Hasan keluar ruangan, menelpon Appa. Aku sendiri hanya duduk, membuka ponsel. Menambah bab di cerita bersambungku. Banyak sekali pembaca yang komentar. Mereka gemas dengan tokoh mertua dan ipar di ceritaku. Satu komentar membuat mataku membulat sempurna. Komentar dari akun Ningrum Khalillah, adik iparku. [Kasihan banget sih. Coba kalau kamu jadi iparku, pasti kamu bakalan bahagia] Seketika perutku terasa mual. Apa dia tak tersindir sedikitpun dengan cerita yang kubuat? [iya Mbak, kasihan banget. Tapi Allah nggak pernah tidur. Suatu saat akan ada pembalasan untuk mertua dan para ipar toxic.] aku membalas komentarn
1017.7K viewsOngoingAdded to Library 691 Times as sindiran untuk mertua dan ipar
Read
+Library
Baju Baru Untuk Istri Dan Anakku

Baju Baru Untuk Istri Dan Anakku

Pesan yang sebenarnya bernada sindiran yang Marwah tujukan pada kakak perempuan dari suaminya tersebut. Bukannya membalas untuk menjawab pertanyaan dari adik iparnya tersebut. Justru Nurmala tersulut emosi dan berakhir makian yang ia tujukan pada sang ipar. "Uang, uang aku, suka-suka mau aku pakai untuk apa. Soal pinjaman yang Farhan kasih, aku anggap itu adalah uang jajan yang dia kasih untuk keponakannya. Uang segitu juga ditanyakan. Nggak malu ngaku-ngaku sukses tapi uang segitu masih juga dikejar!" Dengan seringainya. Nurmala segera mengirimkan pesan balasan pada sang ipar.
8.745.6K viewsCompletedAdded to Library 956 Times as sindiran untuk mertua dan ipar
Read
+Library
Ketika Istriku Mulai Membangkang

Ketika Istriku Mulai Membangkang

Lia berujar sinis "Terus aku juga kan seorang menantu, yang harus disayangi oleh ibu mertua, mertua juga harus maklum sama semua kekurangan aku, terus yang paling utama seorang mertua itu nggak boleh terus-terusan pinjem-pinjem duit sama menantu. Mending juga kalo dibalikin. Ini mah diinget ajah kagak. Eh jangan tersinggung ya, Mas!" Yoga menelan ludah.
9.5243.0K viewsCompletedAdded to Library 6.6K Times as sindiran untuk mertua dan ipar
Read
+Library
Fitnah Dari Ipar Dan Mertua

Fitnah Dari Ipar Dan Mertua

Sikap inilah yang kelak akan membuat Radit menyesal pada akhirnya. Seketika bulir bening mengalir dari kedua netra Amira. Radit, lelaki yang ia cintai, lebih percaya pada fitnahan Ibu mertuanya dan Rania. Pupus sudah harapan Amira untuk membela diri, karena Radit tak mempercayainya. Amira merasa percuma, suaminya sudah termakan fitnahan keji dari ipar dan mertuanya tersebut. "Kau mengusirku, Bang? Kau tak percaya padaku?" tanya Amira tak percaya, hatinya begitu sakit seperti ditusuk ribuan sembilu yang meruntuhkan segala rasa yang tercipta untuk Radit.
1017.4K viewsCompletedAdded to Library 642 Times as sindiran untuk mertua dan ipar
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status