Dinikahi Mas Pandu
jawab Pandu sembari duduk selonjoran di karpet dengan kepala bersandar pada paha Zita yang sudah berganti pakaian dengan daster lagi.
"Kalau laki semua justru gampang, Ndu, cari namanya. Kamu kan udah Pandu, anakmu nerusin aja, Panji, Pramadana, Praditya. Tiga P, piye, apik, toh?" usul ibu.
"Bu, namanya ketuaan, nggak kekinian...," tolak Zita.
"Eh tapi bagus, Zit, keluarga P," Pandu tersenyum semangat.