PDKT di Sarang Monster
Azura menarik napas, mencoba mengenyahkan kegugupannya, lalu jemarinya mulai menunjuk ke arah irisan warna-warni itu dengan binar mata yang kembali hidup.
"Ini adalah Fragrance Wheel." Suara Azura terdengar lantang. Jemarinya menelusuri irisan warna-warni pada diagram tersebut, mulai dari merah muda lembut keluarga bunga, kuning hangat rempah-rempah Oriental, hingga cokelat pekat kayu-kayuan yang disusun secara melingkar.
"Bukan cuma gambar estetis lho, tapi ini panduan kecocokan aroma. Ada yang kalau disatukan jadi melodi yang merdu, tapi ada juga yang kalau dipaksa campur malah jadi ... sumbang."
Hot Chapters