Sejuta fikiran
Rinipusmata seperti ada bayangan airkering sudah air matakusedih pap mata menangispergilah air mata
ingat lagi dengan siapa ia tinggal saat ini.
Orang yang berani tanpa pikir panjang membakar rumah yang didalamnya berisi kedua orangtua. Seharusnya mengabdi tapi dibunuh dengan alasan tidak masuk akal menurut Argebi.
Pemikiran Argebi saat pertama kali menilai Setta ternyata benar. Tampan tapi Gila.
Tidak ada gunanya jika tampan tapi tidak punya otak. Minus yang teramat tidak ada nilai plus untuknya. Dan Argebi harus hidup dengan lelaki macam ini entah sampai kapan.
Beliebte Kapitel