TERLAHIR KEMBALI SEBAGAI LEGENDA
“Aku cuma bisa mengantarmu sampai sini. Lain kali, jangan keluyuran malam-malam, ya. Kamu gadis baik-baik, harus lebih hati-hati.”
Gina, gadis manja dari keluarga kaya, biasa dimanja. Sifatnya keras kepala seperti cabai rawit, dan wajahnya mudah menarik perhatian, sering jadi sumber masalah.
“Kak Yoga, makasih ya!” katanya tulus, menatap dengan mata besar yang bersinar.
“Sekarang aku ngerti kenapa Kak Lisa bisa suka sama kamu. Oh ya… aku punya hadiah buatmu!”