2'20
lanjut Mala, membuat Citra mengikuti arah tatapan gadis itu yang tertuju pada kawah di bawahnya.
Citra menelan salivanya tanpa sadar. Itu Dewa yang dulu sering diceritakan para tetua di desanya, mereka bilang Dewa itu berwujud harimau putih raksasa, dengan dua taring panjang, dan bulu yang sangat lembut. Namun yang Citra lihat saat ini adalah, Harimau putih raksasa dengan corak merah, dengan iris mata yang memiliki warna sejenis, juga seringai tipis yang Citra yakini ... bahwa sosok itu telah menyadari keberadaan mereka.
Chapitres populaires