Tante Retno, I Love You
Prima langsung menghentikan permainan PS-nya dan kini ia menatap Rio dalam-dalam.
“Kenapa Lo lihatin gue begitu?”
“Lo nggak jadi gigolo alias jual diri, kan sama Tante-Tante?”
Seketika Rio terdiam, mematung dan setelahnya ia sudah mengumpat dengan fasihnya.
“Asu! bajingan! setan! Ora sudi aku dadi gigolo. Mending aku jadi kuli atau lainnya.”
“Padahal jadi gigolo kui enak lho, tinggal genjotin dia sampai bisa pipis enak, terus tinggal Lo crott crott doang.”