Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Sisa Rasa

Sisa Rasa

“Ayo Mas, Kita berangkat sekarang.” Di rumah, Mama Selin sedang menonton televisi di ruang keluarga ketika ponselnya bergetar di atas meja. Nama Papa Selin muncul di layar. Entah kenapa, sebelum diangkat, dadanya sudah terasa sesak. “Assalamualaikum,” ucapnya pelan. Di seberang sana, suara Papa Selin terdengar ditahan. “Ma. . . Selin kecelakaan.”
10708 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 24 kali sebagai gasps
Baca
+Pustaka
Kisah Aletha Anasya

Kisah Aletha Anasya

gas kuii Zaina: Asikkk,, gas lahh Geaxara: ikutttttt.. Jessira: Wahh kesukaan gue nih.. harus ikuttt Alana: Okeee.. Alana: Loh..loh Aletha mana? Tumben slow respon Zaina: @Alethaa oioi Geaxara: @Aletha? Aletha: Gue engga ikut ya, kalian dulu aja. Jessira: Lah? Aletha ngapa lo? Aletha: Gapapa, lusa sibuk gue.
109.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 235 kali sebagai gasps
Baca
+Pustaka
Dirty Office

Dirty Office

Aagghhh! ***
1034.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai gasps
Baca
+Pustaka
G.A.L.E

G.A.L.E

Gale tertawa kecil. Pemuda itu menyenderkan siku di kaca mobil. Kemudian menopang kepalanya menggunakan tangan. Matanya tampak menerawang jauh sekali. Wajah gadis tadi kembali membayang. Membuat dadanya semakin terasa sesak karena bahagia. “Aku bukan terpesona dengannya, Ben,” ucap Gale akhirnya. Senyuman tipis tersungging di bibirnya.
3.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 66 kali sebagai gasps
Baca
+Pustaka
BERSAMANYA

BERSAMANYA

Gao Ran berjalan menuju ruang tahanan. Dia berjalan masuk untuk melihat seorang pria muda dengan pipi merah, dan bau alkohol menusuk hidungnya. Gao Ran mengerutkan kening, “Di mana barang-barangnya? Bawa mereka kepadaku.” "Ini, Kapten Gao," polisi kecil itu menyerahkan ponselnya. Gao Ran menggesek ke atas dan memperhatikan bahwa telepon meminta kode sandi sidik jari. Tanpa sepatah kata pun, dia berjalan ke arah pemabuk, mengambil jarinya, dan menekannya ke telepon.
104.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 103 kali sebagai gasps
Baca
+Pustaka
Fake Girlfriend

Fake Girlfriend

Cha Seung Jo Apa belum terlambat jika aku membalas perasaanmu sekarang? ==================
104.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 115 kali sebagai gasps
Baca
+Pustaka
GADIS YANG MENGGODA

GADIS YANG MENGGODA

balas Marni. "Oh iya Marni, Lisa tunjukkan suara merdu kalian mumpung live. Bair publik tahu kualitas suara kalian. Kalian ini benar-benar menjual suara bukan menjual badan seperti yang diisukan di sosmed," pinta madam Gisel.
1013.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 326 kali sebagai gasps
Baca
+Pustaka
Mate

Mate

sahut Alfa sebel. Nuansa café yang serba pink dan sangat serba Korea memang menambah daya tarik café ini. Apalagi kalau pengunjungnya, penggila Korea kayak si Icha. “Huah Oppa Park Bo Gum!” jerit Icha histeris saat melihat gambar salah satu aktor korea di dinding café ini. Alfa melengos mendengar Icha. “Masih cakepan Masmu ini, Cha, Cha.”
103.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 122 kali sebagai gasps
Baca
+Pustaka
EGO

EGO

Menghadang di depan pintu kelas. "Astagfirullah, dasar makhluk iri dengki," sambung Arafah tak sengaja berjalan beriringan. "Lo tau nggak, apa yang lebih buruk dari sampah?" tanya Gisel. "Lo!" Balas Elzora singkat. "Enak aja, yang bener itu lo! Elo yang sampah," Bentak Gisel dengan suara lantang. "Iya bener elo kan?" Elzora menekan kata "elo" dalam ucapannya. Mendekatkan tatapan tajam, tepat pada ujung hidung Gisel yang kecil.
4.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 91 kali sebagai gasps
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234568
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status