Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Fatma Boussetta

Fatma Boussetta

Sangat jauh berbeda ketika tiap kali wanita itu sedang kesal. Belum sempat Fatma bertanya di mana mereka berada saat ini, Omar terlebih dahulu menurunkan kaca jendela. Seseorang berdiri di luar dengan beberapa berkas yang berada di tangan. Seorang wanita cantik dengan postur tubuh tinggi dan ramping. Dia mengenakan blazer berwarna peach dengan rok sebatas paha. Fatma mengedarkan pandangan ke arah luar? Yang dia dapati adalah gedung yang menampilkan jejeran jendela kaca bertingkat-tingkat. Sebuah gedung raksasa yang dia yakini sebagai sebuah perusahaan. Tertulis kata-kata berukuran besar di atasnya dengan tulisan 'Ahbity Group'. Bukankah Ahbity adalah nama belakang Omar?
1013.3K viewsCompletedAdded to Library 371 Times as annika ostle
Show Reviews (50)
Read
+Library
Hudaibah
Baru part awal sudah merasa terbang ke latar yang dibangun sama penulis. Tidak perlu sulit meraba-raba latarnya. Pembaca seperti masuk ke dalam ruang 3 dimensi dan menyaksikan tiap adegan secara nyata. Kendalanya cuma beberapa kata yang salah ketik tapi masih bisa dimaklumi. Sangat direkomendasikan.
Fitria Sulaeman
Syukaaa... Syukaa sekali sama ceritanya Fatma Boussetta ini. Apalagi sama penulisnya. Yang selain cantik, baik hati pula. Hehe. Semua pemerannya juga, aku suka. Alurnya susah buat aku tebak. Bikin jadi penasaran, pengen baca terus dan terus... Pengen tahu kelanjutannya lagi dan lagi. semangat up kak
Read All Reviews
Harta, Tahta, My Anna

Harta, Tahta, My Anna

timpal Anna sembari menyalipkan rambut pada daun telinga. Siapa sangka jika hal sederhana itu membuat Gama terkesima. Anna bergaun putih, rambut panjang tergerai dengan sedikit keringat di setiap sudut wajah bisa terlihat memesona hanya karena telinga yang terlihat. 'Cantik. Kenapa aku merasa anak ini sangat cantik sekali dengan segala yang serba apa adanya?' Gama berkutik dengan segala pujian yang terlontar dalam batinnya pada Anna.
1.6K viewsOngoingAdded to Library 62 Times as annika ostle
Read
+Library
Tuan CEO, Aku ingin Bercerai

Tuan CEO, Aku ingin Bercerai

Demi menghormati pria itu, Annika senantiasa menemani dengan ekspresi lembut. Semua orang tahu bahwa Annika adalah pemilik Restoran The One. Nilai pasar bisnisnya kini sudah senilai puluhan triliun. Bahkan ada kemungkinan perusahaan Annika ini akan go public. Sekarang, siapa pun tidak berani meremehkan Annika. Di mata semua orang, kini Annika bukan lagi istri Zakki yang lemah, dia adalah wanita mandiri yang kuat. Ketua OSIS di angkatan Zakki dahulu mengulurkan tangannya ke arah Annika sambil berkata, "Aku Edgar, teman dekat Zakki dulu." Gestur Edgar ini menunjukkan pengakuannya terhadap Annika.
9.41.1M viewsCompletedAdded to Library 32.7K Times as annika ostle
Show Reviews (195)
Read
+Library
Orisa Fasifa
paling suka sma karakter alaia yg reaslistis, dia tau diabaikan pdhl sudah berjuang maka dia pergi, dia bilang sebelum mencintai orang lain cintailah diri mu sendiri, dan saat xavier di goda mantannya, dia langsung milih cerai, beneran alaia itu tokoh paling ga mau ribet karena dia tau rasanya sakit
Harta Karun
author panjang banget bab sampai 700lebih jadi kapan habisnya ni. muter² aja ceritanya. mana koinnya mahal banget. tapi bagus si ceritanya dari pada novel yg lainnya. kalu nonton iklan dan ambil bonus bisa buka 12 bab sehari lumayan bisa hemat uang si, tapi kapan habisnya ceritanya aja gk tamat²
Read All Reviews
Elena

Elena

kata Elena. "Salam kenal,mas Handi."sapa Hana. "Salam kenal juga Hana." kamu juga cantik ya seperti kakakmu."sapa Handi. "Ah,biasa aja kok Mas. Lebih cantik kak Elena,kan dia sudah tinggal di kota dan pintar dandan. Saya cuma gadis desa,gak bisa dandan lagi."terang Hana.
103.1K viewsOngoingAdded to Library 103 Times as annika ostle
Read
+Library
MIRA ANDINI

MIRA ANDINI

Tak lama kemudian orang yang Aku telefon datang Dia orang kepercayaan Papa namanya Anton. "Tolong kamu cari asal usul wanita ini!" perintahku sembari memberi satu lembar foto. "Baik." jawabnya kemudian Dia pergi mengunakan sepeda motornya. "Sabar ya Mir saya turut prihatin dengan masalahmu, Aku akan mencoba membantu sebisaku," ucap Tomi. "Pelakor macam ini mah mudah disingkirkan Mir!" lanjutnya lagi dengan tersenyum jail.
108.8K viewsCompletedAdded to Library 289 Times as annika ostle
Read
+Library
ARINDA

ARINDA

Dia tak mengenali gadis itu. Gadis itu terlihat meringis malu, kemudian menggaruk belakang kepalanya yang Arinda yakin tak gatal sama sekali. "Saya Morie, Nona. Pelayan di rumah ini, tadi Lady yang menyuruh saya untuk menemani Nona. Takut-takut jika Nona sadar dan membutuhkan sesuatu." jelasnya, kembali memasang senyum di bibirnya. Arinda ber-oh-ria dalam hati. Dia tahu sekarang. Kemudian, Arinda baru menyadari jika salah satu telapak tangannya juga diinfus.
1.4K viewsOngoingAdded to Library 53 Times as annika ostle
Read
+Library
Raina

Raina

“Sekitar enam minggu yang lalu.” “Mari ikut saya, Bu.” Dokter Anna memintaku berbaring. Ia menaikkan baju yang kupakai. Menekan-nekan perut di bawah pusar. Entah apa tujuannya. Mungkin untuk mendeteksi bayinya atau apa lah, aku tidak paham. “Sudah, Bu.” Aku mengangguk, membenahi bajuku sebelum turun dan kembali duduk di sebelah Raka.
109.8K viewsOngoingAdded to Library 196 Times as annika ostle
Read
+Library
RADINKA

RADINKA

Dinka tersenyum pahit. Dinka merasa dalam dadanya panas lalu melanjutkan ucapannya, "Lo pasti udah denger kalau Andra mantan gue, Radit tau walau sekedar brengs*k, tapi kalian pasti belum tau brengs*knya Andra ke gue itu gimana dan gue juga gak mau menggiring opini apapun yang buat orang lain benci ke Andra. Gue juga ngejelasin ini ke elo karena gue ngerasa gue yang harus nanggung dan ngasih tau semuanya, ngeliat sampai sekarang lo belum baikan lagi dengan Radit, gue cukup ngerasa bersalah. Gue tau gimana Andra dia selalu ngeluapin emosinya dengan kekerasan fisik. Tapi gue harap lo gak bilang ke siapa-siapa mengenai Andra."
103.6K viewsOngoingAdded to Library 98 Times as annika ostle
Read
+Library
Dongeng Zanna

Dongeng Zanna

Ia berdiri tepat di samping Zanna sambil menatap tulisan pada white board, tiga nama teratas dan satu nama tampak begitu indah di mata Danish. Zanna Zovanka III E Tanpa disadarinya, mulut Danish bergumam, "Zanna Zovanka, nama yang selalu terukir indah di dalam hatiku, membingkai kecantikan dirinya luar dalam." Mendengar hal itu, Zanna menoleh ke sampingnya, jarak mereka begitu dekat. Kening gadis itu mengernyit, tidak mengerti kenapa Danish menggunakan namanya untuk melantunkan sebuah puisi yang norak.
105.2K viewsOngoingAdded to Library 134 Times as annika ostle
Read
+Library
PREV
123
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status